29.8 C
Jakarta

Jumat Religi SD Muhammadiyah 24 Gajahan Tanamkan Akhlak

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Suasana religius dan penuh khidmat tampak di SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta saat menggelar kegiatan Jumat Religi pada Jumat (24/4/2026). Seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Dhuha berjamaah yang berlangsung tertib dan khusyuk. Usai sholat, para siswa melanjutkan dengan murojaah hafalan surat pendek Al-Qur’an dan hadis, sebagai bagian dari pembiasaan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan tausyiah yang disampaikan oleh ustadz Sri Mulyana dari Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Surakarta, yang akrab disapa Pakde Jabrix. Dalam tausyiahnya, ia menekankan pentingnya menjaga lisan melalui hadis Rasulullah SAW: “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ia mengajak para siswa untuk membiasakan berkata sopan dan menghindari ucapan yang tidak pantas. Menurutnya, akhlak mulia merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap anak, bahkan lebih penting dari sekadar kecerdasan akademik.

“Anak yang cerdas tanpa akhlak yang baik tidak akan menjadi pribadi yang amanah. Sebaliknya, akhlak mulia akan mengantarkan pada kebaikan dan keberhasilan,” tegasnya.

Sri Mulyana juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam menjaga perilaku, termasuk larangan berkata jorok di lingkungan sekolah. Ia menegaskan bahwa pelanggaran akan dikenai sanksi berupa pemanggilan orang tua sebagai bentuk pembinaan karakter.

Selain itu, siswa juga diajak untuk gemar bersedekah melalui program kencleng sekolah. Ia menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta, justru akan mendatangkan keberkahan, seperti kesehatan, kecerdasan, dan perlindungan dari berbagai musibah.

Pesan Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Gatot Suherman, turut disampaikan agar siswa menjaga suasana belajar tetap kondusif serta aktif berpartisipasi dalam program kencleng yang hasilnya akan digunakan untuk pengadaan hewan kurban.

Kegiatan Jumat Religi ini menjadi bukti komitmen sekolah dalam membangun karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia. Melalui pembiasaan ibadah, hafalan Al-Qur’an, serta penguatan nilai keimanan, siswa diharapkan tumbuh menjadi generasi saleh dan salehah yang sukses dunia dan akhirat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!