BANDUNG, MENARA62.COM – Prestasi membanggakan diraih Universitas Muhammadiyah Bandung. Program Studi (Prodi) S-1 Bioteknologi kampus tersebut resmi meraih akreditasi “Unggul”, predikat tertinggi dalam penilaian mutu pendidikan tinggi di Indonesia.
Capaian prestisius ini diberikan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Program Studi Keteknikan berdasarkan Surat Keputusan Nomor: 0051/SK/LAM Teknik/AS/IV/2026. Pengakuan ini menegaskan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang dijalankan Prodi Bioteknologi UM Bandung telah memenuhi standar nasional tertinggi.
Ketua Prodi Bioteknologi UM Bandung, Wulan Pertiwi, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa predikat “Unggul” merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Capaian ini adalah wujud komitmen kami dalam menjaga mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini juga menjadi motivasi untuk terus berkembang,” ujarnya, Kamis (23/04/2026).
Wulan menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Proses panjang yang melibatkan kolaborasi, dedikasi, serta penguatan ekosistem pendidikan yang adaptif menjadi kunci utama.
Menurutnya, predikat “Unggul” sekaligus memperkuat identitas Prodi Bioteknologi UM Bandung dengan jargon “berilmu, berakhlak, berdampak, dan bersinar”.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, laboran, hingga mahasiswa dan alumni.
“Keberhasilan ini lahir dari sinergi dan kebersamaan. Semoga menjadi langkah awal untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi umat dan bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UM Bandung, Arief Yunan, menyebut capaian ini sebagai tonggak penting dalam perjalanan akademik kampus.
Ia berharap prestasi tersebut dapat diikuti oleh program studi lain. Dalam dua tahun ke depan, UM Bandung menargetkan tambahan prodi yang meraih akreditasi “Unggul” guna memperkuat posisi institusi secara keseluruhan.
Di sisi lain, Kepala Bagian Promosi dan Penerimaan Mahasiswa Baru, Abdul Rohim, menilai capaian ini menjadi energi baru dalam meningkatkan kepercayaan publik.
Menurutnya, akreditasi “Unggul” akan menjadi daya tarik kuat bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.
“Ini semakin menegaskan komitmen UM Bandung dalam menghadirkan pendidikan berkualitas, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (FA)
