29.4 C
Jakarta

MoU UMS-PLN Buka Peluang Riset Dosen

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menjalin kerja sama dengan PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ruang Sidang Rektorat, Selasa (28/4).

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyambut baik kerja sama ini. Sebelumnya, Harun juga menyampaikan sugeng rawuh kepada rombongan dari PLN Puslitbang yang dipimpin langsung oleh General Manager Mochamad Soleh.

“Pada kesempatan hari ini atas nama UMS, saya menyampaikan selamat datang, sugeng rawuh,” tutur Harun menyambut.

Ia berharap, keberadaan MoU tidak hanya sebatas formalitas atau menjadi sleeping MoU. “Kami mohon juga diberi kesempatan untuk sedikit bisa belajar. Jadi kalau bisa supaya MoU-nya tidak menjadi sleeping MoU atau sleeping PKS. Jadi MoU itu adanya seperti tiada itu loh, Pak. Jadi ada atau tidak ada MoU sama saja, kan nggak berkembang,” ujarnya.

Perjanjian kerja sama ini memberikan ruang kepada dosen UMS untuk dapat melaksanakan penelitian atau riset.

Harun juga menyoroti hubungan simbiosis mutualisme yang ingin dibangun dengan PLN di berbagi sektor. Ia meyakini bahwa kehadiran kerja sama antara PLN, kampus, dan Muhammadiyah konon sebagai salah satu gerakan pencerahan pembaruan inovasi.

Sementara itu Mochamad Soleh menyebutkan bahwa saat ini pihaknya memang sedang bergerilya untuk menjajaki kerja sama yang telah terjalin. Saat ini telah ada 18 perguruan tinggi yang bekerja sama dengan PLN Puslitbang, termasuk UMS.

PLN Puslitbang memiliki misi untuk melakukan riset, pengembangan teknologi dan menjadi penggerak di bidang ketenagalistrikan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan pemangku kepentingan. Selain itu, PLN Puslitbang juga memiliki misi untuk melaksanakan standardisasi dan kajian dan investigasi teknik di bidang teknik dan bisnis untuk meningkatkan mutu pelayanan kelistrikan Indonesia.

“Jadi memang dari Puslitbang ini memang diarahkan untuk kita melakukan penelitian dan pengembangan. Penelitian dan pengembangan ini dan juga inovasi untuk seluruh ibaratnya value chain dari kelistrikan,” ujar dia.

Tetapi riset yang dimaksud tidak hanya mengenai teknologi sains, tetapi juga di bidang nonteknis. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!