29.8 C
Jakarta

El Tahfidh Indonesia Angkat Keteladanan Keluarga Nabi Ibrahim dalam Parenting Series

Baca Juga:

BOGOR, MENARA62.COM — El Tahfidh Indonesia kembali menggelar program Parenting Series pada Sabtu (9/5/2026) dengan tema “Meneladani Keluarga Nabi Ibrahim dalam Pendidikan Anak.” Acara ini bertujuan memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi Qur’ani.

Direktur Program Dai El Tahfidh Indonesia, Ust. Dr. Zainul Hakim, Lc., M.Si., hadir sebagai narasumber, sementara keynote speech disampaikan oleh Founder dan CEO El Tahfidh Indonesia, Abi Dr. H. Jhon Edy Rahman, S.H., MKn. Kegiatan diikuti jajaran pimpinan, dewan guru, musyrif dan musyrifah, santri, orang tua wali, serta masyarakat umum melalui Zoom Meeting dan kanal YouTube resmi.

Dalam pemaparannya, Ust. Zainul menekankan bahwa Al-Qur’an menghadirkan kisah keluarga sebagai pelajaran berharga. Ada keluarga yang dijadikan contoh untuk dihindari, seperti keluarga Abu Lahab dan Fir’aun, serta keluarga teladan seperti keluarga Imran, Nabi Ibrahim AS, dan Nabi Muhammad SAW. “Semua kisah keluarga dalam Al-Qur’an bukan sekadar cerita, tetapi sarat pelajaran tentang pendidikan, kepemimpinan, dan pembentukan karakter,” ujarnya.

Secara khusus, ia menyoroti keteladanan keluarga Nabi Ibrahim AS yang mengajarkan nilai tauhid, ketaatan, pengorbanan, serta komunikasi lembut dalam mendidik anak. Hubungan Nabi Ibrahim dengan Nabi Ismail digambarkan sebagai pendidikan berbasis cinta, iman, dan dialog penuh hikmah. “Pendidikan anak dimulai dari keteladanan dan doa orang tua. Nabi Ibrahim AS memberikan contoh bagaimana membangun generasi yang taat melalui iman, kesabaran, dan komunikasi yang baik,” jelasnya.

Dalam keynote speech, Abi Jhon Edy Rahman menegaskan bahwa keluarga adalah pusat pendidikan pertama dan utama bagi anak. Ia mengajak peserta menjadikan kisah keluarga dalam Al-Qur’an sebagai refleksi untuk membangun rumah tangga kokoh berlandaskan nilai Islam.

Diskusi berlangsung interaktif dengan pertanyaan seputar tantangan mendidik anak di era modern, terutama menjaga akhlak, membangun komunikasi keluarga, dan memperkuat ketahanan iman di tengah derasnya arus teknologi dan informasi.

Melalui kegiatan ini, El Tahfidh Indonesia berharap orang tua dan pendidik dapat mengambil inspirasi dari kisah keluarga dalam Al-Qur’an untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan berkarakter kuat.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!