31 C
Jakarta

Capacity Building AUM Sambi Perkuat Sinergi Sekolah

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM — Sebanyak 25 kepala sekolah Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Sambi, Boyolali mengikuti kegiatan Capacity Building yang digelar di SM Kemadjouan Resto, Yogyakarta, Kamis (14/5/2026). Kegiatan ini diikuti kepala sekolah dari jenjang TK, SD/MI Muhammadiyah, SMP/MTs, hingga SMA/SMK Muhammadiyah.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang penguatan kapasitas kepemimpinan, acara ini juga dimanfaatkan untuk mempererat sinergi antar-AUM Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompetitif.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Sambi, Drs. H. Sudiman, dalam tausiyahnya menegaskan pentingnya pembenahan berkelanjutan di sekolah Muhammadiyah agar tetap dipercaya masyarakat.

“Sekolah Muhammadiyah harus terus berbenah. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan pelayanan pendidikan yang unggul dan penuh keteladanan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesinambungan pendidikan satu atap antarjenjang Muhammadiyah, mulai dari TK hingga SMA/SMK, guna menciptakan pembinaan siswa yang berkelanjutan di lingkungan AUM.

Menurut Sudiman, warga Muhammadiyah harus memiliki kepercayaan penuh terhadap sekolah Muhammadiyah sendiri.

“Kalau bukan kita yang percaya kepada AUM, lalu siapa lagi? Studi banding ke sekolah lain boleh, tetapi jangan kehilangan jati diri Muhammadiyah,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Sudiman juga mengajak para kepala sekolah meneladani konsep pendidikan Luqmanul Hakim kepada anaknya, seperti menanamkan aqidah, akhlak, mengenalkan Allah, menghormati perjuangan orang tua, mengajarkan shalat, serta mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Umi Sholihah atas dedikasi dan amanah yang telah dijalankan di SMP Muhammadiyah 4 Sambi.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen PCM Sambi, Muhammad Rosyidi, mengajak seluruh kepala sekolah untuk terus inovatif dalam menyusun strategi mendapatkan peserta didik baru.

Menurutnya, kolaborasi antarjenjang sekolah menjadi kunci penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah di Sambi.

“Kepala sekolah harus mampu menjual program sekolahnya kepada masyarakat. Program unggulan harus dikenalkan dengan baik agar menjadi daya tarik,” katanya.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Ketua Paguyuban Kepala Sekolah, Yulianto, S.Pd. Hadir pula Sekretaris Majelis Dikdasmen Pujiono dan Bendahara Majelis Drs. Daryono yang memberikan semangat serta dukungan terhadap penguatan mutu pendidikan Muhammadiyah di Sambi.

Melalui kegiatan capacity building ini, diharapkan lahir kepala sekolah Muhammadiyah yang semakin solid, inovatif, dan mampu membangun sekolah unggul, berkemajuan, serta dipercaya masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!