SRAGEN, MENARA62.COM — Ribuan umat Islam memadati Lapangan Masaran, Sragen, untuk mengikuti pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026). Suasana ibadah berlangsung khidmat dengan dihadiri lebih dari 1.000 jamaah sejak pagi hari.
Salat Iduladha dipimpin oleh Imam Ustadz Lalu Jaka Wandira SPd, sementara khutbah disampaikan Direktur Sekolah Vokasi UMS, Prof. Dr. Ir. H. Suranto ST MM MSi.
Dalam khutbahnya, Prof. Suranto mengangkat kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai simbol ketaatan, pengorbanan, dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Ia mengajak jamaah menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat iman sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.
Menurutnya, Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan kurban, namun juga sarana introspeksi diri agar manusia tidak berlebihan mencintai harta maupun jabatan.
“Manusia sejatinya hanya memegang amanah yang dititipkan Allah SWT di muka bumi. Jabatan, kekayaan, dan segala yang dimiliki harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta memberikan manfaat bagi sesama,” ujar Prof. Suranto dalam khutbahnya.
Suasana salat berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Jamaah mengikuti setiap rangkaian ibadah dengan tenang hingga khutbah selesai. Bahkan, sejumlah jamaah tampak meneteskan air mata saat doa bersama dipanjatkan di penghujung khutbah.
Perwakilan panitia, Ustadz Muh Efendi SPsi, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat yang hadir dalam pelaksanaan Salat Iduladha tahun ini. Ia bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh hikmah.
“Alhamdulillah jamaah sangat tenang dan hikmat mengikuti rangkaian salat hingga khutbah selesai. Bahkan beberapa peserta mengaku terharu dan meneteskan air mata saat doa bersama dipanjatkan,” katanya.
Pelaksanaan Salat Iduladha di Lapangan Masaran diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (*)

