KUALA LUMPUR, MENARA62.COM – Pelaksanaan ibadah kurban 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia bersama Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia berlangsung khidmat di Falah Farm, Batu Caves, Gombak, Selangor, Rabu (27/5/2026). Kegiatan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Kegiatan kurban turut dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo beserta jajaran KBRI Kuala Lumpur.
Pada Iduladha tahun ini, PCIM dan PCIA Malaysia menyembelih sedikitnya 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jumlah tersebut termasuk satu ekor sapi dan satu ekor kambing yang dikurbankan oleh Dubes RI bersama pejabat KBRI Kuala Lumpur.
Menariknya, selama proses penyembelihan berlangsung, sejumlah pihak juga turut menambah hewan kurban yang akan disalurkan kepada masyarakat.
Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, mengapresiasi kerja keras Muhammadiyah Malaysia dan seluruh panitia dalam menyukseskan kegiatan kurban tersebut.
“Hari ini kita berkurban. KBRI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Malaysia. Alhamdulillah semua berlangsung dengan lancar dan aman,” ujar Dubes Iman kepada wartawan di Gombak, Selangor.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal demi kelancaran pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.
Sementara itu, Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Danang Waskito, memuji berbagai inovasi yang dihadirkan PCIM Malaysia, termasuk penyediaan Kids Corner sebagai sarana edukasi anak selama kegiatan berlangsung.
“Kami melihat ini sebagai bentuk dakwah yang baik dan berkemajuan. Ide-ide seperti ini memberikan citra positif bagi Muhammadiyah dan Indonesia di Malaysia,” kata Danang.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para panitia yang bekerja hingga dini hari untuk memastikan seluruh persiapan berjalan lancar.
“Kepada panitia yang semalam masih mengasah pisau, bekerja keras memastikan semuanya siap, semoga ini menjadi amal ibadah bagi bapak dan ibu semua,” tambahnya.
Menurut Danang, ibadah kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum memperkuat rasa syukur dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia juga menilai distribusi daging kurban yang dilakukan PCIM Malaysia sangat inklusif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Ini adalah manifestasi Islam Rahmatan Lil Alamin. Daging kurban akan sampai kepada pengungsi Rohingya, warga lokal Malaysia hingga pekerja migran Indonesia. Ini menunjukkan Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam,” tegasnya.
Ketua PCIM Malaysia, Fauzi Fatkhur, mengatakan Iduladha merupakan momentum spiritual untuk meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Kurban ini akan kami salurkan kepada masyarakat setempat, pengungsi Rohingya, Orang Asli di Gombak, serta tenaga kerja Indonesia di Malaysia melalui ranting-ranting Muhammadiyah di berbagai wilayah Malaysia,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, pelaksanaan kurban tahun ini terasa istimewa karena mendapat dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur. Distribusi daging kurban dilakukan melalui jaringan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) yang tersebar di sejumlah wilayah Malaysia.
Kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai unsur organisasi otonom Muhammadiyah, seperti PCIA, IMM, Lazismu, MDMC, dan Tapak Suci, serta didukung oleh berbagai mitra teknis dan logistik. (Ulin/Soleh)
