32.8 C
Jakarta

Haflah Tahfiz Qur’an Juz 30 SD Muhammadiyah Se-Denpasar ! ” Ayat Terpatri, Akhlak Terpuji, Masa Depan Berseri “

Baca Juga:

DENPASAR, MENARA62.COM. Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti pelaksanaan Haflah Tahfizul Qur’an Angkatan VIII Juz 30 SD Muhammadiyah se-Kota Denpasar yang digelar di Hotel Sunset 100, Kamis (4/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi para siswa, orang tua, guru, dan keluarga besar Muhammadiyah untuk menyaksikan lahirnya generasi muda penghafal Al-Qur’an yang diharapkan mampu menjadi penerang bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Melalui tema “Ayat Terpatri, Akhlak Terpuji, Masa Depan Berseri”, kegiatan ini menegaskan bahwa hafalan Al-Qur’an bukan sekadar kemampuan mengingat ayat demi ayat, melainkan proses membangun karakter, menumbuhkan kecintaan kepada nilai-nilai Islam, dan menyiapkan generasi masa depan yang berilmu, berakhlak mulia, serta siap memberikan manfaat bagi umat dan bangsa.

Acara diawali dengan registrasi wali murid dan pra acara, dilanjutkan dengan masuknya para peserta haflah ke ruang utama. Nuansa religius semakin terasa saat pembukaan diawali pembacaan kalam ilahi oleh Hafidzah Khanzania Annur dari SD Muhammadiyah 4 Denpasar, yang kemudian disusul sari tilawah oleh Salsabila Janeta dari SD Muhammadiyah 2 Denpasar.

Semangat kebangsaan turut mewarnai kegiatan melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh dirigen Shireen Yasmin Faiha Setiawan dari SD Muhammadiyah 3 Denpasar. Setelah itu, Mars Muhammadiyah dikumandangkan sebagai bentuk komitmen terhadap gerakan dakwah dan pendidikan yang berkemajuan.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan Parade Santri yang menampilkan semangat, keceriaan, dan rasa percaya diri para peserta haflah. Dalam laporannya, Ketua Panitia Sunardi, S.Pd.I menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar sekolah-sekolah Muhammadiyah di Denpasar dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini. Sunardi juga melaporkan bahwa peserta tahun ini sebanyak 335 santri yang berasal dari 4 SD Muhammadiyah se Denpasar.

Rangkaian sambutan diawali oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PDM Kota Denpasar, H. Najmuddin, S.Pd.I, yang menegaskan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Al-Qur’an di tengah tantangan zaman, dan sangat penting sekali anak-anak kita sudah diajarkan untuk membumikan Alquran. Bliau juga menegaskan kepada para santri untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan hafalan Alqurannya.
H. Samsudin, M.Pd.I selaku pengawas pendidikan agama Islam Kemenag Denpasar memberikan apresiasi atas konsistensi Muhammadiyah dalam membangun generasi Qur’ani. Ia mengajak seluruh anak-anak agar berusaha mengaplikasikan hafalan Alqurannya dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya sekedar di hafalkan.

Sementara itu, Ketua PDM Kota Denpasar, H. Tatang Wisnu Wardana, S.Pt, dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi, menyampaikan bahwa keberhasilan anak-anak menghafal Juz 30 bukan hanya capaian akademik semata, tetapi juga investasi peradaban yang akan memberikan manfaat besar bagi masa depan umat. Tatang menegaskan kepada semua anak agar benar-benar mempersiapkan diri karena 20 tahun kedepan kalianlah yang akan mengatur negeri ini.

Salah satu momen yang paling dinantikan adalah pengumuman 29 peserta terbaik yang kemudian melaksanakan uji publik hafalan Al-Qur’an di hadapan para tamu undangan dan wali murid. Penampilan para hafiz dan hafizah muda tersebut mendapat apresiasi dan tepuk tangan meriah dari seluruh peserta yang hadir. Sebagai bentuk apresiasi mereka para santri mendapatkan piala dan penghargaan yang diserahkan langsung oleh Ketua PDM Kota Denpasar bersama Kepala Pendais Kemenag Kota Denpasar H. Antoni, S.Pd.I.,M.Pd.I.

Kesan mendalam juga disampaikan oleh perwakilan wali santri, Windari, Amd.Keb, yang mengungkapkan rasa syukur, kebahagiaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pendampingan para guru dalam membimbing anak-anak hingga mampu menghafal Al-Qur’an dengan baik. Menurutnya, hafalan yang dimiliki anak-anak akan menjadi bekal berharga dalam membentuk akhlak dan kepribadian mereka di masa depan.

Acara selanjutnya adalah pengalungan medali kepada para santri Haflah Tahfiz Quran yang dilakukan oleh beberapa perwakilan santri dan diikuti oleh seluruh santri yang hadir.

Acara semakin semarak dengan penampilan lagu “Aku Hafidz Al-Qur’an” dan pembacaan puisi yang dibawakan para peserta. Selanjutnya, prosesi Haflah Tahfiz Al-Qur’an dilaksanakan dalam beberapa sesi sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan target hafalan Juz 30.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan atas perjalanan para santri dalam menapaki jejak Al-Qur’an. Haflah Tahfizul Qur’an Angkatan VIII ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Denpasar terus berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam spiritualitas dan akhlak.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!