JAKARTA, MENARA62.COM – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst menggandeng untuk mengedukasi pelaku usaha tentang pentingnya pengendalian hama sejak dini guna menjaga kesehatan, kebersihan, dan keberlangsungan bisnis.
Edukasi tersebut dikemas dalam webinar bertajuk “Lindungi Rumah & Bisnis Anda dari Serangan Hama Sejak Dini” yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (5/6/2026). Kegiatan ini diikuti pelaku usaha, pengelola fasilitas publik, serta masyarakat umum yang ingin memahami risiko dan dampak hama terhadap lingkungan usaha.
Direktur Utama Lumiguard, , yang juga menjabat sebagai Koordinator Daerah SUMU Kabupaten Semarang, Masayuki Arsyada, hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Dalam paparannya, Masayuki menegaskan bahwa keberadaan hama sering kali dianggap persoalan kecil, padahal dapat memicu kerugian besar bagi operasional maupun reputasi sebuah usaha.
“Hama kecil dapat menyebabkan kerugian besar. Banyak pemilik usaha baru menyadari masalah ini setelah muncul komplain pelanggan atau gangguan operasional. Padahal, pengendalian hama bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan, reputasi, dan keberlanjutan usaha,” ujarnya.
Ancaman Serius bagi Berbagai Sektor Bisnis
Masayuki menjelaskan, berbagai sektor usaha memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap serangan hama, mulai dari hotel, restoran, dapur produksi, rumah sakit, klinik, pergudangan, hingga fasilitas publik lainnya.
Apabila tidak dilakukan pengawasan dan penanganan secara berkala, infestasi hama berpotensi mengganggu aktivitas operasional, menurunkan standar kebersihan, hingga merusak kepercayaan pelanggan.
Menurutnya, banyak pelaku usaha masih memandang pengendalian hama sebagai langkah reaktif yang dilakukan setelah masalah muncul. Padahal, pendekatan preventif jauh lebih efektif untuk mencegah kerugian yang lebih besar.
“Pengendalian hama harus menjadi bagian dari sistem manajemen risiko usaha, bukan sekadar tindakan saat terjadi masalah,” katanya.
Dampak pada Kesehatan dan Reputasi
Melalui webinar tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai risiko yang ditimbulkan hama terhadap lingkungan bisnis dan fasilitas publik.
Materi yang disampaikan mencakup dampak hama terhadap kesehatan masyarakat, hasil audit kebersihan dan keamanan pangan, reputasi perusahaan, hingga tingkat kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Masayuki menekankan bahwa keberadaan hama tidak hanya mengancam aspek kesehatan, tetapi juga dapat memengaruhi citra perusahaan di mata konsumen dan mitra bisnis.
Karena itu, ia mendorong pelaku usaha menerapkan program pengendalian hama profesional yang dilakukan secara rutin dan terjadwal agar potensi gangguan dapat dicegah sejak awal.
Tawarkan Solusi dan Peluang Kemitraan
Selain menghadirkan edukasi, webinar ini juga menjadi sarana memperkenalkan berbagai layanan yang dimiliki Lumiguard dalam bidang pengendalian hama profesional.
Layanan tersebut meliputi inspeksi area untuk mengidentifikasi potensi infestasi, konsultasi pengendalian hama sesuai kebutuhan usaha, hingga treatment pengendalian dengan metode yang aman, efektif, dan tepat sasaran.
Lumiguard juga membuka peluang kolaborasi bagi institusi maupun pelaku usaha yang ingin membangun sistem pengendalian hama berkelanjutan.
Sasaran kerja sama mencakup pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), hotel, restoran, rumah sakit, klinik, lembaga pendidikan, perkantoran, pergudangan, hingga berbagai sektor bisnis lainnya.
Melalui kolaborasi SUMU Catalyst dan Lumiguard, para pelaku usaha diharapkan semakin memahami pentingnya langkah pencegahan terhadap ancaman hama sebagai bagian dari strategi menjaga kualitas layanan, kesehatan lingkungan, dan keberlanjutan bisnis di masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan kerja sama dapat diakses melalui website resmi Lumiguard atau akun Instagram @lumiguardpestcontrol atau hubungi kontak ini: 0811-2669-234 & 0811-2851-9424. (*)

