MADIUN, MENARA62.COM – Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial (Kesos) Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UM Jatim/UMJT) menggelar kuliah umum bagi peserta Program Recognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Kuliah umum mahasiswa RPL tersebut berlangsung di Ruang Rapat 1 Kampus 1 UM Jatim, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan pembelajaran bagi peserta yang memiliki pengalaman kerja maupun aktivitas di bidang sosial.
Ketua Program RPL Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UM Jatim, Muh. Naim, mengatakan kuliah umum tersebut merupakan pertemuan luar ruang (luring) ketiga yang dilaksanakan selama dua semester program RPL berjalan.
“Sebelumnya, kuliah luring program RPL telah dilaksanakan di Lamongan, Jawa Timur serta Kota Solo, Jawa Tengah,” ujar Muh. Naim.
Dalam kegiatan tersebut, para dosen Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UM Jatim memberikan sejumlah materi, di antaranya Psikologi Pekerja Sosial/Kesejahteraan Sosial, Tingkah Laku Manusia dan Lingkungan Sosial, serta Metode Pekerja Sosial.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi tentang Pekerja Sosial dan Kesejahteraan Sosial dalam Masyarakat Multikultural, Teori Pekerja Sosial/Kesejahteraan Sosial, AIK II, hingga Analisa Masalah Sosial.
Muh. Naim menjelaskan, kuliah umum RPL-PKP Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UM Jatim merupakan upaya memperkuat pemahaman keilmuan serta meningkatkan keterampilan praktis para pekerja sosial.
“Peserta berasal dari berbagai Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertemuan ini sekaligus memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan lembaga sosial dalam mengintegrasikan ilmu dan praktik,” jelasnya.
Sementara itu, Kaprodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UM Jatim, Qoni’ah, menyampaikan proses perkuliahan RPL baik melalui sistem daring maupun luring berjalan dengan baik.
Menurutnya, peserta memberikan respons positif selama proses pembelajaran berlangsung. Hal itu terlihat dari keaktifan mahasiswa dalam menyampaikan pertanyaan maupun memberikan umpan balik terhadap materi yang diberikan dosen.
“Peserta memberi respon yang baik dengan menyampaikan pertanyaan atau memberi umpan balik mengenai materi mata kuliah yang disampaikan para dosen,” ungkap Qoni’ah.
Melalui program RPL ini, Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial UM Jatim berharap dapat terus mencetak tenaga profesional bidang sosial yang memiliki kompetensi akademik dan kemampuan praktik sesuai kebutuhan masyarakat. (PJ)

