32 C
Jakarta

RS PKU Muhammadiyah Solo Dukung Posyandu Plus Kesehatan Mental

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta memperkuat komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat Kota Surakarta melalui penguatan Posyandu Plus dan kampanye kesehatan mental berbasis masyarakat.

 

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kerja sama strategis bersama Posyandu Plus yang diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kota Surakarta. Program ini bertujuan memperkuat layanan kesehatan terintegrasi, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mental, serta menciptakan ekosistem kota yang ramah jiwa dan inklusif.

 

Salah satu bentuk dukungan nyata RS PKU Muhammadiyah Surakarta adalah penyediaan 20 papan nama branding Posyandu Plus untuk Posyandu binaan Puskesmas Setabelan, Kecamatan Banjarsari. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis pada Jumat (19/6/2026) di Taman Keprabon.

 

Bantuan tersebut diserahkan oleh Kepala Bagian Pemasaran, Humas dan Kemitraan RS PKU Muhammadiyah Surakarta kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surakarta, Venessa Respati, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Camat Banjarsari, Kepala Puskesmas Setabelan, serta jajaran terkait.

 

Selain penguatan sarana branding layanan, RS PKU Muhammadiyah Surakarta juga berkontribusi dalam peningkatan akses kesehatan mental masyarakat melalui keterlibatan psikolog rumah sakit yang ditugaskan ke puskesmas sesuai koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta.

 

Kepala Bagian Pemasaran, Humas dan Kemitraan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Betty Andriani, mengatakan keterlibatan rumah sakit merupakan bagian dari tanggung jawab sosial kepada masyarakat.

 

“Sebagai rumah sakit yang tumbuh bersama masyarakat Surakarta, kami memandang kesehatan mental sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh. Dukungan ini menjadi bagian dari program CSR RS PKU Muhammadiyah Surakarta sekaligus bentuk dukungan terhadap Pemerintah Kota Surakarta dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, tangguh, dan ramah jiwa,” ujarnya.

 

Menurut Betty, Posyandu Plus diharapkan dapat menjadi pintu masuk yang mudah dijangkau masyarakat untuk memperoleh layanan kesehatan, termasuk dukungan kesehatan mental.

 

Kampanye kesehatan mental dalam program ini juga mengangkat nilai-nilai kearifan lokal seperti sabar, sumeleh, dan narima. Selain itu, inovasi akses layanan dilakukan melalui QR Code, tagline “Do Sambato, Solo Ngrungokne”, serta pemasangan papan penanda Posyandu Plus.

 

Program tersebut menjadi bagian dari sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Surakarta Nomor 31 Tahun 2026 tentang Kampanye Kesehatan Mental melalui Posyandu Plus di Kota Surakarta.

 

Melalui kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, kader kesehatan, dan masyarakat, Posyandu Plus diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesadaran, deteksi dini, serta akses layanan kesehatan mental.

 

Sinergi ini diharapkan mampu mewujudkan Kota Surakarta sebagai kota yang lebih sehat, inklusif, dan memiliki ketahanan mental yang kuat bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!