28.8 C
Jakarta

UMS Rangkul Keluarga Wisudawan dari Nusantara hingga Dunia

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Kepercayaan publik adalah modal penting bagi sebuah institusi pendidikan. Tak terkecuali bagi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id yang telah dipercaya oleh ribuan keluarga Indonesia sebagai tempat mendidik buah hati mereka.

 

Sebagai wujud apresiasi terhadap keluarga para mahasiswa, UMS rutin menggelar Malam Lintas Budaya Luar Jawa dan Luar Negeri atau Malibujari. Acara ini merupakan momen menyambut kedatangan keluarga calon wisudawan dan wisudawati UMS jelang pelaksanaan wisuda.

 

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menjelaskan Malibujari merupakan acara yang sarat filosofi sekaligus wujud terima kasih UMS kepada segenap keluarga para mahasiswa UMS.

 

“Filosofinya adalah kami ingin menghormati, kami ingin menyapa bapak dan ibu lebih dekat,” ujar Rektor dalam acara Malibujari, Jumat (19/6/2026), di Auditorium Mohammad Djazman UMS.

 

Sekitar 150 orang mahasiswa dan anggota keluarganya hadir dalam Malibujari kali ini. Harun menyebut calon wisudawan terbanyak berasal dari Pulau Sumatra (101 orang), disusul Pulau Kalimantan (44 orang), Papua dan Sulawesi masing-masing 7 orang, Bali dan Nusa Tenggara (10 orang), serta Maluku Utara (2 orang).

 

Keluarga calon wisudawan asal Kepulauan Riau, Muhammad Muhsin, mengatakan Malibujari merupakan bentuk penghargaan UMS kepada keluarga wisudawan. Dirinya merasa terhormat dapat diundang ke acara Malibujari.

 

“UMS memang luar biasa, mampu memanggil kami, menghargai kami yang dari luar Pulau Jawa untuk dapat sama-sama hadir dengan para pejabat di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kami sangat bangga,” kata pria yang akrab disapa Muhsin ini.

 

Muhsin menyebut UMS sangat memahami kebutuhan dan dinamika sosial di tengah masyarakat. Hal ini terwujud melalui keberadaan program studi yang terus menyesuaikan perkembangan zaman.

 

“UMS ini macam tahu kondisi masa depan seperti apa, sehingga mampu memprogram prodi-prodi, yang ketika mahasiswanya lulus, anak-anak itu tidak kehilangan masa depan,” ucapnya sumringah.

 

Kepercayaan publik juga datang dari luar negeri. Hal ini terlihat dari kehadiran sejumlah calon wisudawan mancanegara dalam Malibujari. Mereka berasal dari India, Zimbabwe, Tailan, Laos, Uganda, Rwanda, hingga Yaman.

 

Diketahui mahasiswa asing yang menempuh studi di UMS berasal dari 36 negara. Total mahasiswa asing, yang saat ini aktif berkuliah di UMS maupun yang telah lulus, mencapai lebih dari 200 orang.

 

Salah satu calon wisudawan asal Yaman, Basheer Anwar Ibrahim Rajeh, mengaku mendapat banyak pengalaman selama belajar di UMS. Mahasiswa Teknik Kimia ini mengaku kuliah di UMS membuka kesempatan untuk berjejaring dengan para pakar di bidang studi yang ia tempuh.

 

“Berkenalan sama orang yang profesional, orang yang sudah memiliki bisnis sendiri, orang yang sudah belajar dari hidup ini lebih banyak dari aku. Jadi saya lebih bisa belajar, lebih bisa praktik, dan sebagainya. Terima kasih,” tandas Basheer. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!