33.7 C
Jakarta

60 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Daurah Al-Qur’an

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Sebanyak 60 murid kelas IV dan V SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo memanfaatkan jeda setelah Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) dengan kegiatan positif. Mereka mengikuti Daurah Al-Qur’an intensif untuk memperkuat hafalan, memperbaiki bacaan, serta meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Rabu–Jumat (17–19/6/2026), tersebut dipusatkan di Ruang Haji Muhtadi SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo. Program tahfiz intensif ini digelar mulai pukul 07.30 hingga 16.30 WIB dengan pendampingan guru tahfiz dan guru Pendidikan Al Islam.

 

Kepala Urusan Al Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Tati Kuraesin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an para murid, terutama dalam aspek tajwid dan makharijul huruf.

 

“Program ini menjadi langkah strategis sekolah untuk mencetak generasi ulul albab yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dan spiritual dengan Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Dalam pelaksanaan kegiatan, sekolah menghadirkan enam guru tahfiz profesional serta enam guru Pendidikan Al Islam untuk mendampingi peserta selama program berlangsung.

 

Pada hari pertama, peserta mengikuti rangkaian pembukaan, pembagian kartu hafalan, serta penyusunan target hafalan. Materi hafalan difokuskan pada Surah An-Naba hingga Surah Al-A’la, sementara pembelajaran tahsin membahas hukum tajwid nun sukun dan dasar-dasar makharijul huruf.

 

Agar pembelajaran lebih menarik, murid juga mengikuti metode Murajaah Relay. Melalui permainan estafet bacaan ayat, peserta dilatih untuk meningkatkan konsentrasi, kerja sama, serta ketepatan hafalan.

 

Hari kedua, kegiatan diawali dengan Salat Duha berjemaah. Peserta melanjutkan target hafalan Surah Al-Ghasyiyah hingga Al-‘Adiyat. Materi tahsin diperluas dengan pembahasan hukum mad, seperti mad thabi’i, mad wajib muttasil, mad jaiz munfasil, mad ‘iwad, mad layyin, dan mad ‘aridh lissukun.

 

Selain pembelajaran inti, panitia juga menghadirkan ice breaking dan permainan edukatif Islami untuk menjaga semangat belajar para murid. Kegiatan ditutup dengan ziyadah atau penambahan hafalan baru.

 

Puncak kegiatan berlangsung pada Jumat (19/6/2026). Peserta menyelesaikan target hafalan Surah Al-Qari’ah hingga Surah An-Nas serta mendapatkan materi tahsin tentang ayat-ayat muqatha’ah. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti ujian hafalan yang dipandu tim penguji guru tahfiz.

 

Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan penghargaan kepada peserta terbaik yang menunjukkan kedisiplinan, ketekunan, dan perkembangan hafalan selama kegiatan berlangsung. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi murid untuk terus menjaga hafalan Al-Qur’an.

 

Salah satu peserta, Kenshin Akira Ryuzaki Adhiera, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut.

 

“Ini pengalaman pertama saya mengikuti Dauroh Al-Qur’an. Saya senang bisa mengisi jeda setelah PSAT dengan kegiatan yang bermanfaat. Semoga target hafalan saya tahun ini tercapai,” ungkapnya.

 

Melalui Daurah Al-Qur’an ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter Islami dan kecintaan mendalam terhadap Al-Qur’an. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!