SOLO, MENARA62.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id resmi memperluas kiprahnya di dunia pendidikan tinggi dengan membuka kampus kedua di Bali bernama BIM University. Kehadiran kampus ini menjadi langkah strategis UMS dalam memperkuat internasionalisasi sekaligus mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan era digital dan industri global.
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa BIM University menjadi bagian dari upaya pengembangan kampus Muhammadiyah terutama UMS menuju kampus berdaya saing internasional.
“BIM University akan menyokong internasionalisasi pendidikan,” ujar Harun, Sabtu (4/7/2026).
BIM University dirancang sebagai kampus yang mengintegrasikan keterampilan teknologi informasi, industri, dan kewirausahaan dalam satu ekosistem pembelajaran. Mahasiswa tidak hanya memperoleh teori di kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung melalui pembelajaran coding, penerapan teknologi di industri, program magang, hingga pendampingan membangun startup.
Desain pembelajarannya berfokus pada tiga kompetensi utama. Pertama, Information Technology Skills yang mencakup penguasaan coding, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), keamanan siber (cybersecurity), dan berbagai teknologi digital lainnya. Kedua, Industry Skills yang menekankan penerapan teknologi pada sektor manufaktur, rekayasa, hingga otomasi industri. Ketiga, Entrepreneur Skills yang membangun karakter wirausaha, inovasi bisnis, serta pengembangan startup berbasis teknologi.
Konsep tersebut diwujudkan melalui pendekatan APIM Campus, yakni Adaptive, Progressive, Innovative, dan Modern Campus. Sebagai Adaptive Campus, BIM University dirancang agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri melalui kurikulum yang fleksibel.
Sebagai Progressive Campus, pembelajaran diarahkan untuk menumbuhkan pola pikir maju, terbuka terhadap gagasan baru, serta mendorong riset, pengembangan talenta, inovasi, dan penyelesaian berbagai persoalan global. Sementara itu, konsep Innovative Campus memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi, menghasilkan inovasi digital, serta membangun kolaborasi dengan industri dan startup.
Adapun sebagai Modern Campus, BIM University menerapkan kurikulum yang selalu diperbarui sesuai perkembangan zaman, berbasis proyek (project-based learning), kolaboratif, serta didukung sistem pembelajaran hybrid.
Saat ini, BIM University membuka tujuh program studi, yakni Bisnis Digital, Kewirausahaan, Manajemen, Teknologi Pangan, Sistem Informasi, Informatika, dan Hukum. BIM University juga memberikan pilihan Regular Class dan International Class, sehingga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar dengan perspektif global. (*)

