33 C
Jakarta

FORTASI SKeMSA 2026: Cetak Generasi Ahli, Mandiri, Sukses dan Berakhlak Islami

Baca Juga:

Denpasar, Menara62.com. SMK Muhammadiyah Denpasar (SKeMSA) kembali menyelenggarakan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai gerbang awal bagi peserta didik baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah, budaya belajar, serta nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan yang menjadi karakter utama SKeMSA. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SKeMSA pada hari Selasa (14/7) 2026 dihadiri oleh Anggota Pleno Dikdasmen PNF PDM Kota Denpasar bapak Mujiono, S.Pd, Kepala Sekolah, Dewan guru dan seluruh PR IPM SKeMSA.

Mengusung semangat “School of Experts: Mandiri, Sukses dan Berakhlak Islami”, FORTASI tahun ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan pengenalan sekolah, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter, penanaman nilai, dan motivasi bagi siswa agar siap menjadi generasi unggul yang memiliki kompetensi, integritas, serta akhlak mulia.

Kegiatan diawali dengan Pra-FORTASI pada Senin, 13 Juli 2026, yang diisi dengan apel pembukaan, presensi, perkenalan peserta didik baru, pembagian kelompok, hingga penyampaian tata tertib selama pelaksanaan FORTASI. Momen ini menjadi langkah awal dalam membangun kedisiplinan, kebersamaan, dan kesiapan siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Hari pertama FORTASI, Selasa (14/7), mengangkat tema “Pelajar Hebat, Berkarakter, Berdampak dan Siap menjadi Generasi Berprestasi”, para peserta mendapatkan materi mengenai Profil SKeMSA yang disampaikan langsung oleh Kepala SMK Muhammadiyah Denpasar, sehingga siswa memahami visi, misi, budaya, serta arah pengembangan sekolah. Selanjutnya, materi Kemuhammadiyahan dan Al-Islam disampaikan oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Bali H. Azizuddi, MA yang juga mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Bali, sebagai bekal spiritual dan ideologis agar siswa tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak Islami. Berbagai sesi ice breaking dan review harian turut menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan interaktif.

Memasuki hari kedua nanti, Rabu (15/7), peserta akan diajak mengenal dunia akademik SKeMSA. Materi Kurikulum SKeMSA memberikan gambaran mengenai sistem pembelajaran berbasis kompetensi yang mendukung lahirnya lulusan siap kerja, siap kuliah, maupun siap berwirausaha. Selain itu, penyampaian Tata Tertib dan Ekstrakurikuler memperkenalkan budaya disiplin sekaligus berbagai wadah pengembangan minat dan bakat siswa di lingkungan sekolah.

Pada Kamis (16/7), fokus kegiatan diarahkan pada pembentukan karakter. Melalui materi Etos Kerja Murid SMK, siswa ditanamkan pentingnya memiliki semangat kerja keras, tanggung jawab, disiplin, dan profesionalisme sejak dini. Materi Tertib Lalu Lintas yang menghadirkan narasumber dari Kepolisian menjadi edukasi penting dalam membangun budaya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan.

Sementara itu, Jumat (17/7) menjadi hari refleksi yang dipenuhi materi-materi bermakna. Dimulai dengan kultum singkat dan salat Dhuha, peserta memperoleh pembekalan mengenai Kesiapsiagaan Bencana bersama MDMC Muhammadiyah Denpasar, edukasi Bahaya Narkoba dari BNNK, serta pengenalan Ke-IPM-an sebagai wadah kepemimpinan dan kaderisasi pelajar Muhammadiyah dari PD IPM Denpasar. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu membentuk siswa yang tangguh, peduli, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (18/7) dengan tema Closing. Peserta mendapatkan motivasi bertajuk Usaha dan Entrepreneurship, yang mendorong mereka memiliki pola pikir kreatif, inovatif, dan berani menciptakan peluang di masa depan. Kegiatan dilanjutkan dengan Tes Kemampuan Mengaji sebagai bentuk penguatan nilai religius, sebelum akhirnya ditutup dengan pemberian penghargaan kepada siswa dan kelompok terbaik serta penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.

Pelaksanaan FORTASI SKeMSA 2026, SMK Muhammadiyah Denpasar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan vokasi, tetapi juga membangun pribadi yang ahli di bidangnya, mandiri dalam menghadapi tantangan, sukses meraih masa depan, serta senantiasa menjunjung tinggi akhlak Islami.

FORTASI SKeMSA 2026 bukan sekadar orientasi, melainkan langkah awal membentuk generasi penerus yang siap berkarya, siap memimpin, dan siap mengharumkan nama sekolah, Muhammadiyah, serta bangsa Indonesia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!