SOLO, MENARA62.COM — FAROIS Surakarta melalui Divisi Syiar sukses menyelenggarakan Creative Art Lab (CRAFHORA) bertema “Be Smart with Canva, Be Active in Dakwah.” Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan pengembangan kreativitas bagi pelajar Islam untuk menghadirkan dakwah yang lebih inovatif dan relevan dengan perkembangan era digital.
CRAFHORA diikuti oleh anggota Rohani Islam (Rohis) SMA, SMK, dan MA se-Surakarta, serta pelajar Islam dari berbagai sekolah di Kota Solo. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan mengolah ide menjadi karya visual menggunakan Canva yang menarik, komunikatif, dan sarat nilai-nilai kebaikan.
Tak sekadar meningkatkan kemampuan desain grafis, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar-Rohis di Surakarta. FAROIS ingin mendorong generasi muda memahami bahwa dakwah tidak hanya dilakukan melalui ceramah di mimbar, tetapi juga dapat disampaikan secara kreatif melalui media digital.
Ketua Divisi Syiar FAROIS Surakarta sekaligus Ketua Pelaksana CRAFHORA, Dewangkoro Radyan Nugroho, mengatakan perkembangan teknologi harus dimanfaatkan sebagai sarana menyebarkan pesan-pesan positif.
“Dakwah hari ini tidak hanya berhenti di mimbar, tetapi harus mampu hadir di ruang-ruang kehidupan, termasuk dunia digital. Melalui CRAFHORA, kami ingin mengajak pelajar Islam untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pencipta karya yang membawa nilai kebaikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Dewangkoro, CRAFHORA merupakan bagian dari upaya FAROIS memperluas gerakan dakwah di kalangan pelajar melalui pendekatan yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
Ia menambahkan, setiap karya visual memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan dan menginspirasi perubahan.
“Setiap karya memiliki pesan, dan setiap pesan memiliki potensi perubahan. Kami ingin melebarkan sayap dakwah FAROIS dengan menghadirkan ruang belajar dan kolaborasi, sehingga generasi muda mampu mengubah kreativitas menjadi energi positif dalam menyebarkan kebaikan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya belajar teknik desain menggunakan Canva, tetapi juga diajak memahami pentingnya menyampaikan pesan dakwah yang komunikatif, menarik, dan mudah diterima masyarakat, khususnya di media sosial.
CRAFHORA sekaligus menjadi bukti bahwa kreativitas dapat berjalan beriringan dengan nilai-nilai keislaman. FAROIS Surakarta berharap kegiatan ini mampu melahirkan lebih banyak pelajar yang berani berkarya, berinovasi, serta mengambil peran sebagai penggerak dakwah digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Mengusung semangat “Be Smart with Canva, Be Active in Dakwah,” FAROIS ingin menegaskan bahwa generasi muda bukan hanya menjadi penikmat perkembangan digital, tetapi juga mampu menjadi kreator konten yang menyebarkan inspirasi, nilai kebaikan, dan perubahan positif bagi masyarakat luas. (*)
