30 C
Jakarta

MPKS PP Muhammadiyah Perkuat Sinergi Regional IV Melalui Upgrading Pimpinan dan Rapat Koordinasi di Makassar

Baca Juga:

MAKAsSAR, MENARA62.COM
Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Upgrading Pimpinan dan Rapat Koordinasi Regional IV yang berlangsung pada 10–12 Juli 2026 di Pusat Dakwah Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Makassar. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menyelaraskan arah gerakan sosial Muhammadiyah di kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Mengusung tema “Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi MPKS Regional IV dalam Mewujudkan Kesejahteraan Sosial yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan diikuti oleh 28 peserta yang merupakan perwakilan pimpinan MPKS dari delapan wilayah, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Luwu Timur, Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Papua, dan Papua Barat Daya.

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr. Mariman Darto, SE., M.Si., bersama Ketua PWM Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., turut hadir memberikan arahan dan penguatan kepada seluruh peserta agar gerakan pelayanan sosial Muhammadiyah terus berkembang dan mampu menjawab berbagai tantangan kesejahteraan sosial di masyarakat.

Penanggung Jawab Wilayah IV Program Upgrading dan Rapat Koordinasi, Prof. Dr. Solikhah, S.K.M., M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk membangun kesamaan visi dan memperkuat tata kelola organisasi.

“Rakorwil Regional IV menjadi wadah silaturahmi yang menghasilkan sinkronisasi manajemen. Selain itu, melalui forum ini berhasil ditingkatkan harmonisasi antara pimpinan wilayah dan pimpinan pusat, sehingga program-program MPKS dapat berjalan lebih selaras, efektif, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Prof. Solikhah.

Ketua MPKS PP Muhammadiyah, Dr. Mariman Darto, M.Si, menegaskan bahwa penguatan sinergi antarpengurus menjadi kebutuhan mendesak karena tantangan kesejahteraan sosial di setiap daerah masih beragam. Menurutnya, forum regional ini bukan sekadar agenda koordinasi, tetapi menjadi ruang menyamakan cara pandang dalam mengembangkan pelayanan sosial Muhammadiyah.

“Kalau bukan karena misi, maka saya tidak akan hadir di sini. Kalau bukan karena cinta, maka kita tidak akan bangga dengan negeri ini,” ujarnya mengawali sambutan.

Mariman menjelaskan bahwa spirit pelayanan sosial Muhammadiyah tidak dapat dipisahkan dari teologi Al-Ma’un yang diwariskan pendiri Muhammadiyah, KH Ahmad Dahlan. Sejak awal berdirinya, Muhammadiyah menjadikan pelayanan kepada fakir miskin dan anak yatim sebagai fondasi utama gerakan dakwah.

Menurutnya, keberhasilan Muhammadiyah di bidang pendidikan dan kesehatan tidak boleh menggeser perhatian terhadap pelayanan sosial yang selama ini menjadi identitas persyarikatan.

“Marwah Al-Ma’un harus tetap dijaga. Muhammadiyah besar bukan semata karena kekuatan materi, tetapi karena jiwa-jiwa yang rela berkorban untuk umat,” katanya.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai sesi upgrading kepemimpinan, diskusi strategis, evaluasi program, hingga penyusunan rencana tindak lanjut sebagai upaya memperkuat pelayanan sosial Muhammadiyah di masing-masing wilayah.

Melalui kegiatan ini, MPKS PP Muhammadiyah berharap terbangun kolaborasi yang semakin solid antardaerah, sehingga pelayanan dan gerakan sosial Muhammadiyah di Regional IV mampu memberikan dampak yang lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang inklusif, berkelanjutan, dan berkemajuan sesuai dengan misi dakwah Muhammadiyah.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!