SOLO, MENARA62.COM – Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kota Surakarta kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Pada ajang Sindoro–Sumbing Triathlon Challenge 2026 yang berlangsung di Wonosobo, Jawa Tengah, pada 10–12 Juli 2026, kontingen FTI Surakarta sukses membawa pulang dua podium nasional melalui penampilan impresif atlet-atletnya.
Meski hanya menurunkan dua atlet, FTI Kota Surakarta mampu bersaing dengan peserta dari berbagai provinsi. Hasil tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet triathlon yang terus berkembang dan mampu menunjukkan daya saing di level nasional.
Atlet putri Laila Zahara tampil sebagai penyumbang prestasi dengan meraih dua medali perunggu. Ia berhasil finis di posisi Juara III Sprint Triathlon Umum Putri serta Juara III Sprint Aquathlon Umum Putri.
Keberhasilan tersebut diraih berkat penampilan konsisten dan semangat juang tinggi sepanjang perlombaan. Raihan dua podium sekaligus menjadi bukti hasil latihan intensif yang dijalani secara disiplin.
Sementara itu, atlet putra Galih Ramadhan juga menunjukkan performa membanggakan. Ia berhasil menempati peringkat IV Sprint Triathlon Umum Putra, kategori yang diikuti sejumlah atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Pencapaian tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Galih untuk terus meningkatkan prestasi pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
Kesuksesan FTI Kota Surakarta tidak lepas dari peran pelatih Muhammad Nurdiansyah, yang akrab disapa Nandito. Melalui program latihan yang terstruktur, pembinaan fisik, teknik, hingga penguatan mental bertanding, para atlet mampu tampil maksimal di setiap nomor yang diikuti.
Selain itu, dukungan penuh dari Ketua Umum FTI Kota Surakarta, Drs. Sarjoko Lelono, M.Kes., turut menjadi faktor penting dalam pengembangan prestasi atlet. Komitmen organisasi dalam menyediakan pembinaan, motivasi, dan fasilitas menjadi fondasi bagi lahirnya atlet-atlet triathlon yang mampu bersaing di tingkat nasional.
Prestasi pada Sindoro–Sumbing Triathlon Challenge 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Surakarta. Keberhasilan ini sekaligus mempertegas eksistensi FTI Surakarta sebagai salah satu daerah yang terus melahirkan atlet triathlon berprestasi.
Ke depan, FTI Kota Surakarta berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan atlet agar mampu meraih hasil yang lebih baik pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Sinergi antara atlet, pelatih, dan pengurus diharapkan terus menjadi kekuatan utama dalam mengharumkan nama Surakarta di dunia olahraga triathlon Indonesia. (*)
