SOLO, MENARA62.COM – Hari keempat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SD Muhammadiyah 24 Gajahan Surakarta, Kamis (16/7/2026), berlangsung semarak. Mengusung semangat hidup sehat, peduli lingkungan, dan berwirausaha, ratusan siswa mengikuti Jalan Sehat Ceria yang dilanjutkan dengan Market Day bertema ramah lingkungan.
Kegiatan diawali sejak pukul 07.00 WIB dengan murojaah surat-surat pendek dan hadis di halaman sekolah sebagai pembiasaan spiritual sebelum seluruh peserta mengikuti rangkaian MPLS.
Usai murojaah, para siswa secara bergiliran mengikuti Jalan Sehat Ceria dengan rute mengelilingi wilayah Kelurahan Gajahan. Dipandu guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), Sugiharko, siswa diajak menikmati suasana pagi sambil mengenal lingkungan sekitar sekolah.
Rute jalan sehat juga melewati tiga taman kanak-kanak di Kelurahan Gajahan, yakni TK Aisyiyah Bustanul Athfal Gajahan, TK Aisyiyah Bustanul Athfal Reksoniten, dan TK Arafat Reksoniten. Kegiatan ini sekaligus memperkenalkan ekosistem pendidikan Muhammadiyah kepada para peserta didik baru.
Ketua MPLS SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Syamsudin, M.Ag., mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarsiswa.
“Alhamdulillah, kegiatan Jalan Sehat Ceria sangat menyenangkan dan menyehatkan, dipandu Bapak Harko selaku guru olahraga dalam mengarahkan rute jalan sehat pagi ini. Setelah itu dilanjutkan dengan Market Day di halaman parkir sekolah serta penilaian juara kebersihan untuk menjaga lingkungan sekitar,” ujarnya.
Setelah kembali ke sekolah, suasana berubah menjadi lebih meriah dengan digelarnya Market Day di halaman parkir SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Sebanyak 16 stan dikelola siswa kelas IV, V, dan VI sebagai penjual, sementara siswa kelas I hingga VI menjadi pembeli.
Koordinator Market Day, Nira Sahara, S.Pd., menjelaskan kegiatan ini tidak hanya bertujuan melatih jiwa kewirausahaan, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.
Menurutnya, para penjual tidak hanya menawarkan dagangan, tetapi juga mengedukasi pembeli agar membuang sampah pada tempatnya. Stan yang mampu menjaga area tetap bersih dan menghasilkan nol sampah mendapatkan penghargaan berupa tanaman maupun peralatan kebersihan.
“Tujuan kegiatan ini adalah membentuk karakter wirausaha anak-anak. Yang istimewa tahun ini, mereka juga diarahkan lebih peduli terhadap lingkungan. Penjual mengedukasi pembeli agar membuang sampah pada tempatnya. Stan yang nol sampah akan mendapat hadiah berupa tanaman dan alat kebersihan sebagai motivasi agar anak semakin peduli lingkungan,” jelas Nira.
Ia mengungkapkan, beberapa peserta telah menunjukkan kepedulian lingkungan yang tinggi. Salah satunya stan milik Reihan, yang dagangannya habis terjual dalam waktu kurang dari 30 menit sekaligus mampu menjaga seluruh kemasan tetap tertata rapi di tempat sampah. Hal serupa juga ditunjukkan stan milik Abid dari kelas V yang dinilai disiplin menjaga kebersihan area berjualan.
Ke depan, Nira berharap kegiatan Market Day dapat dikembangkan lebih terprogram, termasuk menghadirkan kategori baru yang mendorong siswa menjual produk ramah lingkungan maupun tanaman.
“Harapannya nanti akan ada kategori partisipan terbaik yang menjual tanaman atau produk yang mendukung kepedulian terhadap lingkungan,” tambahnya.
Melalui Jalan Sehat Ceria dan Market Day, SD Muhammadiyah 24 Gajahan tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik baru, tetapi juga menanamkan nilai-nilai hidup sehat, jiwa kewirausahaan, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, mandiri, dan berwawasan lingkungan sejak usia dini. (*)
