32.6 C
Jakarta

Workshop PKM FEB UMS Siapkan Mahasiswa Tembus PIMNAS

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Workshop Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) untuk memperkuat budaya prestasi sekaligus meningkatkan daya saing mahasiswa dalam kompetisi ilmiah nasional. Melalui kegiatan ini, BEM FEB UMS menargetkan semakin banyak mahasiswa mampu meloloskan proposal PKM hingga Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).

 

Workshop yang diikuti lebih dari 100 mahasiswa tersebut berlangsung dalam empat rangkaian pertemuan pada 6 Juni, 13 Juni, dan 17 Juni 2026 di lingkungan FEB UMS. Kegiatan menghadirkan narasumber Farah Hanifah Nuraini, mahasiswa UMS yang sukses mengharumkan nama kampus pada PIMNAS ke-38 di Universitas Hasanuddin.

 

Dalam pemaparannya, Farah membagikan pengalaman menyusun proposal PKM, mengembangkan ide kreatif dan inovatif, hingga strategi menghadapi proses seleksi nasional. Pengalaman tersebut menjadi bekal berharga bagi peserta yang ingin mengikuti kompetisi PKM tahun 2026.

 

Wakil Dekan I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan FEB UMS, Aflit Nuryulia Praswati, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif BEM FEB UMS dalam menghadirkan ruang belajar bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan kapasitas akademik melalui PKM.

 

Menurutnya, workshop menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya berprestasi sekaligus memperluas partisipasi mahasiswa FEB UMS dalam berbagai ajang kompetisi nasional.

 

“Harapannya dengan adanya program ini, minat mahasiswa FEB UMS untuk berprestasi dan mengikuti kompetisi dapat terus meningkat. Kami juga berharap pada ajang PKM 2026 semakin banyak mahasiswa yang berperan aktif, mengirimkan proposal terbaik, dan mampu meraih prestasi hingga tingkat nasional,” ujar Aflit, Jumat (17/7/2026).

 

Workshop diawali dengan sambutan Gubernur BEM FEB UMS, Arif Ginanjar Pratama, yang menekankan pentingnya membangun budaya kompetisi akademik di kalangan mahasiswa.

 

Selanjutnya, Dosen Pembimbing BEM FEB UMS, Fajar Kholilullaoh, S.E., M.Acc., memberikan motivasi kepada peserta agar memanfaatkan workshop sebagai langkah awal menghasilkan proposal PKM yang berkualitas.

 

Ketua Panitia, Lusi Liana Seli, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Sementara itu, Sekretaris Jenderal Forum Studi Ekonomi Islam (FOSEI), Hafidz Aditya Pratama, mendorong mahasiswa untuk aktif mengembangkan ide kreatif dan menjadikan PKM sebagai wadah meningkatkan kompetensi, memperluas jejaring, serta menghadirkan solusi bagi masyarakat.

 

Wakil Gubernur BEM FEB UMS, Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad, menjelaskan workshop merupakan bentuk komitmen organisasi mahasiswa dalam membangun ekosistem akademik yang mendorong mahasiswa aktif mengikuti kompetisi ilmiah.

 

“Workshop PKM ini kami selenggarakan untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi mahasiswa agar tidak hanya unggul di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu berprestasi melalui kompetisi ilmiah. Kami ingin membangun budaya berkompetisi yang positif sehingga semakin banyak mahasiswa FEB UMS yang berani mengembangkan ide-ide inovatif,” katanya.

 

Menurut Syaban, kehadiran narasumber yang pernah lolos hingga PIMNAS memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai proses penyusunan proposal, pelaksanaan program, hingga tantangan selama mengikuti kompetisi.

 

Selain memperoleh materi, peserta juga mengikuti sesi bedah proposal, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pendampingan penyusunan proposal PKM. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proposal sehingga memiliki peluang lebih besar memperoleh pendanaan dan lolos ke tahap nasional.

 

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi mengenai pengembangan gagasan, teknik penulisan proposal, hingga strategi meningkatkan kualitas luaran program.

 

Syaban berharap workshop ini menjadi awal lahirnya lebih banyak inovator muda dari UMS yang mampu bersaing di tingkat nasional.

 

“Harapan kami, workshop ini dapat melahirkan lebih banyak proposal PKM yang berkualitas dari mahasiswa UMS. Ke depan, kami ingin semakin banyak mahasiswa FEB yang mampu lolos pendanaan, melaju ke PIMNAS, dan mengharumkan nama UMS di tingkat nasional melalui karya-karya inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!