28.9 C
Jakarta

Pengabdian UMS Kembangkan Peternakan Kambing di Sragen

Baca Juga:

SRAGEN, MENARA62.COM – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat program ketahanan pangan berbasis pemberdayaan masyarakat. Kali ini, tim dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mengembangkan usaha peternakan kambing di Ranting Muhammadiyah Karanganyar, Kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen, sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

 

Program pengabdian tersebut diketuai Usman Cahyo Saputro, A.Md., dengan anggota Ir. Raden Danang Aryo Satriyono Putro, S.T., M.T., Ir. Siti Nandiroh, S.T., M.Eng., serta melibatkan sejumlah mahasiswa UMS.

 

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program ketahanan pangan yang sebelumnya dikembangkan Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si. melalui budidaya sayuran hidroponik, jamur tiram, dan jamur kuping sebagai penguatan konsep masjidpreneurship serta gerakan Ranting Muhammadiyah Berdampak.

 

Dalam program terbaru tersebut, tim pengabdian menyerahkan bantuan kambing yang diterima langsung Ketua Ranting Muhammadiyah Karanganyar, H. Aris Suwardi, S.Ag.

 

Ketua tim pengabdian, Usman Cahyo Saputro, menjelaskan bahwa budidaya kambing dipilih karena memiliki prospek ekonomi yang baik sekaligus mampu mendukung ketahanan pangan masyarakat.

 

Program ini tidak hanya memberikan bantuan ternak, tetapi juga pendampingan menyeluruh mengenai teknik budidaya kambing, mulai dari pengelolaan kandang, pemilihan bibit unggul, pemberian pakan, pencegahan penyakit, hingga manajemen reproduksi dan strategi pemasaran hasil ternak.

 

Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, masyarakat diharapkan mampu mengelola usaha peternakan secara lebih efektif sehingga produktivitas dan kualitas ternak terus meningkat.

 

Selain menjadi sumber pangan, budidaya kambing juga diharapkan mampu menjadi alternatif sumber pendapatan bagi masyarakat sekaligus mendukung berbagai kegiatan sosial dan kemakmuran masjid.

 

Tim pengabdian juga memperkenalkan penerapan teknologi sederhana dalam pengelolaan peternakan untuk meningkatkan efisiensi biaya produksi, menekan angka kematian ternak, serta menghasilkan kambing yang sehat dan berkualitas.

 

Program ini dirancang untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan sektor peternakan rakyat yang berkelanjutan.

 

Melalui pendampingan yang berkesinambungan, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam mengembangkan inovasi budidaya sesuai dengan potensi dan kondisi lingkungan setempat.

 

Tim pengabdian menargetkan peningkatan keterampilan peserta, bertambahnya populasi ternak yang dikelola secara optimal, serta tumbuhnya motivasi masyarakat untuk menjadikan budidaya kambing sebagai usaha produktif yang berkelanjutan.

 

Dengan memadukan pengembangan peternakan, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan ketahanan pangan, program pengabdian UMS ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun ekonomi umat berbasis kemandirian. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!