JEMBER, MENARA62.COM — Dua mobil hemat energi andalan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mengikuti defile peserta Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tingkat Nasional 2026 di Kampus Bumi Tegalboto, Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026).
Dua kendaraan tersebut yakni Panglimo Phantera dari Tim ATOM 1 dan Laksamana Mentari dari Tim ATOM 2. Keduanya mengikuti iring-iringan kendaraan peserta KMHE sebelum menjalani pertandingan yang dimulai Sabtu (3/10/2026).
Panglimo Phantera turun pada kategori Prototype kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Bensin. Tim ATOM 1 dibimbing Muhammad Ridha Fauzi, S.T., M.T., dengan anggota Reyhandre Fatoni, Risqi Oktaf Ramadhan, Rifki Ramadhan, Ferdiansyah, Rahmat Azizi Ramadhan, Krisna Afandi, dan M. Hanif Faqih.
Sementara itu, Laksamana Mentari menjadi wakil Tim ATOM 2 pada kategori Urban Concept kelas MPD Etanol. Tim tersebut dibimbing Ir. Denur, M.M., dengan anggota Dina Delfia, Satria Deo Wipangga, Fahmi Dwi Alamsyah, Rizky Aziz, Geri Acri Saputra, Ibnu Arfan, dan Taufik Hidayat.
Kedua mobil dirancang dan dikembangkan mahasiswa Program Studi Mesin Otomotif Fakultas Teknik UMRI. Panglimo Phantera mengutamakan efisiensi penggunaan bahan bakar bensin, sedangkan Laksamana Mentari mengandalkan etanol sebagai bahan bakar alternatif berbasis sumber hayati terbarukan.
Siapkan Kendaraan Sebelum Bertanding
Kepala Biro Kemahasiswaan (Bimawa) UMRI, Reki Hervandi, S.Sos., yang mendampingi kontingen di Jember mengatakan seluruh anggota tim dalam kondisi baik.
Menurut Reki, mahasiswa terus melakukan pengecekan kendaraan untuk memastikan kesiapan sebelum turun ke lintasan.
“Alhamdulillah, hari ini kedua tim telah mengikuti rangkaian kegiatan dan iring-iringan kendaraan di arena KMHE. Besok pagi mereka mulai bertanding. Anak-anak dalam keadaan sehat, bersemangat, dan terus melakukan pengecekan agar kendaraan siap memberikan performa terbaik di lintasan,” ujar Reki.
Ia mengatakan keikutsertaan dalam KMHE tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar prestasi. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji inovasi sekaligus mengasah kerja sama tim, kedisiplinan, dan kemampuan menyelesaikan persoalan teknis di lapangan.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar UMRI serta masyarakat Pekanbaru dan Riau. Semoga kedua kendaraan dapat melalui setiap tahapan pertandingan dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik,” katanya.
64 Kendaraan Ikuti KMHE 2026
KMHE 2026 diikuti 64 kendaraan dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 43 kendaraan berlaga pada kategori Prototype dan 21 kendaraan pada kategori Urban Concept.
Perlombaan memanfaatkan sejumlah ruas jalan di dalam Kampus Universitas Jember sebagai sirkuit dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.
Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A., turut memberikan dukungan kepada mahasiswa, dosen pembimbing, dan pendamping yang membawa nama UMRI dalam kompetisi nasional tersebut.
“Selamat berjuang kepada Tim ATOM UMRI. Tampilkan kemampuan terbaik, tetap percaya diri, serta jaga kekompakan, keselamatan, dan sportivitas selama perlombaan,” pesan Saidul Amin.
Ia meminta para mahasiswa menghadapi setiap tantangan di lintasan dengan tenang dan menjadikannya sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Rektor juga mengajak keluarga besar UMRI dan masyarakat Pekanbaru memberikan dukungan kepada kedua tim.
“Mari kita doakan Panglimo Phantera dan Laksamana Mentari diberikan kelancaran, kendaraan dapat bekerja secara optimal, dan seluruh anggota tim selalu berada dalam lindungan Allah Swt. Semoga ikhtiar dan kerja keras mereka menghasilkan prestasi terbaik serta mengharumkan nama UMRI dan Provinsi Riau di tingkat nasional,” tutupnya. (Muhansir/*)

