33.7 C
Jakarta

CAKAP FC Juara UMS Champions League, Kalahkan Satpam FC 1-0

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Satu gol Azlan bernomor punggung 91 mengantarkan CAKAP FC FKIP Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ meraih gelar juara UMS Champions League 2026.

 

CAKAP FC memastikan trofi bergilir Turnamen Sepak Bola Antarunit UMS tersebut setelah menundukkan Satpam FC dengan skor 1-0 pada laga final di Lapangan Sepak Bola Psikologi UMS, Kamis (1/10/2026).

 

Pertandingan final berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim tampil agresif dengan membangun serangan secara bergantian, tetapi tetap disiplin menjaga pertahanan.

 

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tercipta. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.

 

Memasuki babak kedua, CAKAP FC akhirnya memecah kebuntuan. Azlan, pemain bernomor punggung 91, berhasil mencetak gol yang menjadi pembeda dalam laga puncak tersebut.

 

Satpam FC berupaya mengejar ketertinggalan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan yang tercipta.

 

CAKAP FC pun keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang trofi bergilir UMS Champions League dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS.

 

Diikuti 19 Tim

 

PIC Pertandingan Sepak Bola UMS, Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., mengatakan turnamen berlangsung selama empat hari dengan melibatkan 19 tim dari berbagai unit di lingkungan UMS.

 

Peserta berasal dari sejumlah fakultas dan unit, termasuk satuan pengamanan serta unit parkir. Menurut Dias, tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme warga UMS dalam menyemarakkan Hari Jadi ke-68 UMS.

 

“Kalau dibilang lelah, lelah. Tapi ini adalah passion kita bersama selaku panitia. Saya kebetulan juga penggawa dari tim Doskar UMS. Jadi membawa semangat kebersamaan dengan olahraga ini. Walaupun lelah, kita bahagia,” ujar Dias, Jumat (2/10/2026).

 

Selain mengejar prestasi, turnamen tersebut juga dirancang sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarwarga UMS.

 

Dias menilai perbedaan emosi yang muncul selama pertandingan merupakan bagian dari dinamika kompetisi. Namun, ia mengapresiasi para peserta karena tidak ada persoalan yang berlanjut di luar lapangan.

 

“Di dalam lapangan itu biasa. Tetapi kalau itu dibawa ke luar lapangan, kami selaku panitia berat bertindak. Tetapi sejauh ini tidak ada hal yang sampai berakhir di luar lapangan. Sportif semua,” katanya.

 

Menurut dia, integritas dan kekeluargaan menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan UMS Champions League.

 

“Prinsipnya adalah integritas dan kekeluargaan. Jadi ini adalah turnamen Hari Jadi UMS dalam rangka memeriahkan Hari Jadi UMS. Ini acara kita bersama,” ungkap Dias.

 

Ia berharap trofi UMS Champions League dapat terus diperebutkan setiap tahun dan menjadi tradisi olahraga dalam rangka peringatan Hari Jadi UMS.

 

Rivalitas CAKAP FC dan Satpam FC

 

Kapten CAKAP FC sekaligus pencetak gol terbanyak turnamen, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., mengaku bangga atas keberhasilan timnya meraih gelar juara.

 

Menurutnya, laga melawan Satpam FC memiliki cerita tersendiri. Kedua tim beberapa kali bertemu dalam fase penting turnamen pada beberapa tahun terakhir.

 

“Sangat senang, bangga, dan terharu. Karena memang kami itu rivalitas sekali dengan tim Satpam. Beberapa tahun terakhir ini kita sering ketemu di semifinal, di final, dan baru tahun ini kita bisa mengalahkan tim Satpam dengan skor 1-0,” tutur Nur.

 

Selain mengantarkan CAKAP FC menjadi juara, Nur Subekti juga menyabet gelar top scorer dengan koleksi empat gol.

 

Ia menyebut pengalamannya sebagai atlet pencak silat turut membantu kemampuan mencetak gol.

 

“Mungkin saya ini kan memang dulunya atlet bela diri, atlet pencak silat. Secara skill feeling saya untuk mencetak gol itu masih bagus. Walaupun skill bermain sepak bolanya rata-rata, tetapi skill dalam memasukkan gol itu mungkin masih ada sisa-sisa pada diri saya,” ujarnya.

 

Bagi Nur, kompetisi sepak bola antarunit UMS tidak semata-mata tentang perebutan gelar juara. Turnamen tersebut juga menjadi sarana menjaga kebugaran sekaligus membangun persaudaraan.

 

“Kompetisi itu nomor dua, juara itu nomor dua. Harapan saya ini memang bisa mengolahragakan warga UMS, khususnya warga FKIP,” katanya.

 

Ia berharap penyelenggaraan turnamen ke depan dapat dikemas semakin baik sehingga hubungan antarsivitas akademika UMS semakin erat.

 

“Yang dulu awalnya tidak kenal jadi kenal, semakin merekatkan rasa persaudaraan dan rasa memiliki UMS,” imbuhnya.

 

Empat Tim Raih Podium

 

PIC Lomba Hari Jadi ke-68 UMS, Drs. Suyatmin, M.Si., mengapresiasi seluruh atlet dan peserta yang telah ikut menyemarakkan rangkaian peringatan milad melalui turnamen sepak bola.

 

“Terima kasih atas atlet-atlet andalan yang telah menyemarakkan Hari Jadi UMS ke-68 dalam pertandingan sepak bola. Kami apresiasi luar biasa, karena dalam empat hari baru ada hasil siapa yang juara,” kata Suyatmin.

 

Ia berharap turnamen sepak bola dalam rangka Hari Jadi UMS dapat berlangsung semakin meriah pada tahun-tahun mendatang.

 

Setelah laga final, kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan pemain terbaik dan penyerahan trofi kepada para juara.

 

CAKAP FC FKIP UMS menjadi juara pertama, disusul Satpam FC sebagai juara kedua. Sementara BPUI, yang terdiri atas AUM, AHASS, dan SPPG, serta Parkir FC meraih juara ketiga bersama. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!