32.1 C
Jakarta

UMJT Perkuat Mutu lewat Kolaborasi dengan UMSIDA dan UM Gresik

Baca Juga:

MADIUN, MENARA62.COM — Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Madiun memperkuat upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan dua perguruan tinggi Muhammadiyah di Jawa Timur, yakni Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) dan Universitas Muhammadiyah Gresik (UM Gresik).

 

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau Nota Kesepakatan antara Fakultas Hukum, Ekonomi, Sosial dan Humaniora (FHESH) UMJT dengan fakultas terkait di UMSIDA dan UM Gresik pada Selasa (8/9/2026).

 

Kerja sama pertama dilakukan dengan Fakultas Hukum UMSIDA. Sementara kerja sama berikutnya melibatkan Fakultas Hukum dan Fakultas Psikologi UM Gresik.

 

Tak berhenti pada penandatanganan MoA, ketiga perguruan tinggi juga menyepakati Implementation of Agreement (IA) sebagai tindak lanjut teknis dari kerja sama yang telah dibangun.

 

Penandatanganan IA dengan UMSIDA dilakukan oleh Plt. Kaprodi Hukum UMJT bersama Kaprodi Hukum UMSIDA. Sedangkan IA dengan UM Gresik dilakukan oleh Plt. Kaprodi Psikologi UMJT bersama Kaprodi Psikologi UM Gresik.

 

Agenda kolaborasi tersebut juga diisi dengan pembahasan benchmarking kurikulum atau tolok ukur kurikulum program studi. Pembahasan melibatkan Prodi Hukum UMSIDA dan Prodi Psikologi UM Gresik sebagai mitra UMJT.

 

Plt. Koordinator Prodi Hukum, Manajemen, Psikologi, dan PGSD UMJT, Muh. Niam, M.Kesos, menjelaskan bahwa IA merupakan turunan dari kerja sama yang telah disepakati melalui MoA di tingkat fakultas.

 

“IA ini merinci pelaksanaan teknis dari kerja sama yang sudah disepakati dalam perjanjian yang lebih besar,” ujar Muh. Niam.

 

Menurut dia, benchmarking kurikulum menjadi salah satu bagian penting dalam kolaborasi antarkampus. Pembahasan diarahkan untuk melihat berbagai aspek pengembangan program studi agar kurikulum tetap relevan dengan kebutuhan pendidikan tinggi dan profil lulusan.

 

Ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian dalam pembahasan tersebut.

 

Pertama, pemutakhiran kurikulum dan pembelajaran. Aspek ini mencakup profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), mata kuliah wajib dan penciri, penerapan Outcome Based Education (OBE), hingga penyelenggaraan pembelajaran melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau–Percepatan Kompetensi Pembelajaran (RPL-PKP).

 

Kedua, penguatan kerja sama tridarma perguruan tinggi. Ruang lingkupnya meliputi riset, publikasi jurnal dan buku, pengabdian kepada masyarakat (PkM), serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

 

Ketiga, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat implementasi kerja sama antarprogram studi sehingga tidak berhenti pada dokumen kesepakatan, tetapi dapat diwujudkan dalam kegiatan akademik dan kelembagaan yang konkret.

 

Melalui kerja sama dengan UMSIDA dan UM Gresik, UMJT Madiun berupaya memperluas jejaring akademik sekaligus menjadikan praktik baik dari perguruan tinggi Muhammadiyah lainnya sebagai bahan pengembangan mutu program studi.

 

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas kurikulum, pembelajaran, penelitian, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan dosen dan mahasiswa di lingkungan UMJT. (MJK/*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!