25.7 C
Jakarta

XLSMART dan REMIND Bawa Teknologi Kelola Sampah Elektronik ke Kampus ITB

Baca Juga:

BANDUNG, MENARA62.COM — PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama REMIND memperluas edukasi dan aksi pengelolaan limbah elektronik atau e-waste melalui program #ByeByeBox Campus Roadshow to ITB. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penerapan ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pengelolaan perangkat elektronik yang sudah tidak digunakan.

Program yang berlangsung pada 14–28 September 2026 itu diawali dengan peluncuran #ByeByeBox di Aula Timur Institut Teknologi Bandung (ITB), Senin (14/9). Setelah peluncuran, mesin pengumpulan e-waste tersebut akan ditempatkan di area kampus hingga 28 September 2026.

XLSMART menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun infrastruktur dan ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab. Pendekatan tersebut mencakup pemanfaatan teknologi ramah lingkungan, pengurangan emisi karbon, hingga pengelolaan limbah elektronik.

Upaya keberlanjutan perusahaan juga diperkuat melalui penilaian independen dari CDP dan Fitch Ratings ESG. Melalui #ByeByeBox, XLSMART menggabungkan aspek teknologi, edukasi, perubahan perilaku, serta prinsip ekonomi sirkular dalam sebuah program yang menyasar masyarakat, khususnya generasi muda.

#ByeByeBox merupakan E-Waste Reverse Vending Machine pertama di Indonesia yang dirancang untuk mempermudah masyarakat menyerahkan perangkat elektronik berukuran kecil yang sudah tidak terpakai ke jalur pengelolaan yang lebih bertanggung jawab.

Bukan sekadar menjadi tempat pengumpulan, #ByeByeBox juga dirancang sebagai sarana edukasi agar masyarakat memahami pentingnya mengelola perangkat elektronik secara lebih sirkular.

Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, “Pertumbuhan konektivitas dan teknologi digital perlu berjalan beriringan dengan tanggung jawab dalam mengelola dampak lingkungannya. Melalui #ByeByeBox, kami ingin membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah, dekat, dan relevan bagi generasi muda. Program ini menjadi bagian dari perjalanan XLSMART dalam membangun ekosistem digital yang semakin bertanggung jawab dan berkelanjutan.”

Dalam tahap pertama kampanye yang berlangsung hingga November 2026, XLSMART dan REMIND menargetkan pengumpulan sebanyak 600 kilogram e-waste. Limbah elektronik yang terkumpul akan dicatat dan diukur untuk mengetahui dampak program secara keseluruhan.

Cara menggunakan #ByeByeBox pun dibuat sederhana. Pengguna cukup membawa perangkat elektronik kecil yang sudah tidak digunakan, kemudian mengikuti petunjuk yang tersedia pada layar mesin. Perangkat selanjutnya dipindai dan divalidasi menggunakan kamera serta teknologi kecerdasan buatan (AI), sebelum ditimbang secara otomatis dan dicatat dalam sistem REMIND.

E-waste yang telah terkumpul kemudian diproses melalui pendekatan pemulihan material dan pengelolaan yang bertanggung jawab. Material yang masih memiliki nilai guna diupayakan untuk dipulihkan dan dikembalikan ke dalam siklus pemanfaatan sesuai prinsip ekonomi sirkular.

Founder & CEO REMIND, Muhammad Dzikri Ahira Soefihara, mengatakan, “#ByeByeBox kami kembangkan untuk membuat pengelolaan e-waste menjadi lebih mudah diakses dan terukur. Teknologi membantu proses pengumpulan, pencatatan, serta pemulihan material, sehingga perangkat elektronik yang tidak lagi digunakan masih dapat memiliki nilai dalam siklus pemanfaatan berikutnya.”

ITB dipilih sebagai lokasi awal Campus Roadshow #ByeByeBox karena dinilai menjadi ruang yang mempertemukan teknologi, keilmuan, isu keberlanjutan, dan aktivitas mahasiswa. Selain itu, REMIND memiliki keterkaitan dengan ekosistem ITB sehingga program tersebut sekaligus menjadi upaya memperkenalkan solusi pengelolaan e-waste kepada generasi mahasiswa berikutnya.

Dekan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung, Prof. Dr.Eng. Ir. Syafrizal, S.T., M.T., mengatakan, “Kampus memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya solusi dan kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan. Kehadiran #ByeByeBox di ITB menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami isu e-waste sekaligus terlibat langsung dalam aksi nyata.”

Pelaksanaan program melibatkan sejumlah pihak dari berbagai sektor, antara lain XLSMART, REMIND, Ikatan Mahasiswa Metalurgi ITB, Institut Teknologi Bandung, GSMA, serta BAPPENAS. Kolaborasi tersebut mempertemukan perspektif bisnis, teknologi, akademik, pengelolaan limbah elektronik, dan kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Direktur Lingkungan Hidup Kementerian PPN/BAPPENAS, Nizhar Marizi, S.T., M.Si., Ph.D, mengatakan, “Ekonomi sirkular membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. Inisiatif seperti #ByeByeBox membantu membawa prinsip tersebut lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama melalui keterlibatan generasi muda dan pemanfaatan teknologi.”

Pengukuran keberhasilan program tidak hanya didasarkan pada volume e-waste yang berhasil dikumpulkan. Jumlah partisipan, tingkat keterlibatan, perubahan perilaku, serta dampak pengelolaan e-waste yang dapat dilaporkan secara konkret dan terukur juga menjadi indikator yang diperhatikan.

Selama periode aktivasi di ITB, pengguna XL, AXIS, dan Smartfren dapat memperoleh bonus kuota utama berdasarkan berat e-waste yang disetorkan melalui #ByeByeBox. Bonus yang tersedia yakni 500 MB untuk e-waste di bawah 1 kilogram, 1 GB untuk 1–2 kilogram, dan 1,5 GB untuk e-waste di atas 2 kilogram, dengan masa berlaku satu hari.

Sementara bagi peserta yang belum menggunakan XL, AXIS, maupun Smartfren, tersedia kesempatan memperoleh kartu perdana selama persediaan masih ada dan periode aktivasi berlangsung.

Tak hanya dari masyarakat, XLSMART juga menjalankan pengelolaan e-waste dari lingkungan internal perusahaan. Limbah tersebut antara lain berasal dari kegiatan dismantling tower, perangkat jaringan, perangkat teknologi informasi, baterai, serta aset elektronik yang telah mencapai akhir masa pakai.

Pengelolaan limbah elektronik internal dilakukan bersama pihak ketiga yang memiliki kompetensi dan memenuhi ketentuan serta regulasi yang berlaku.

Melalui pendekatan tersebut, XLSMART menjalankan pengelolaan e-waste dari dua sisi, yakni menangani limbah elektronik yang berasal dari kegiatan operasional perusahaan sekaligus mendorong perubahan kebiasaan pengelolaan e-waste di tingkat individu dan komunitas.

Inisiatif #ByeByeBox diharapkan menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung penerapan prinsip keberlanjutan di Indonesia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!