Muhammadiyah Karanggede Siap Kerahkan Guru ke Silaturahmi Akbar FGM

Baca Juga:

BOYOLALI, MENARA62.COM – Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Karanggede bersama jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah menyatakan dukungan penuh untuk menyukseskan Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang akan digelar pada 7 November 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

 

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakoor) FGM Kabupaten Boyolali di Aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali, Senin (19/10/2026). Pertemuan ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus penguatan sinergi antarpimpinan sekolah dan madrasah Muhammadiyah menjelang agenda silaturahmi berskala nasional tersebut.

 

Majelis Dikdasmen PNF PCM Karanggede yang dipimpin Fatoni Afif Fauzi menyatakan kesiapan untuk mengawal persiapan, memberikan dukungan fasilitasi, serta mengoordinasikan keberangkatan delegasi pendidik dari wilayah Karanggede.

 

Dukungan tersebut diharapkan dapat memastikan guru dan kepala sekolah Muhammadiyah di Karanggede berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan yang akan mempertemukan ribuan pendidik Muhammadiyah dari berbagai daerah.

 

Perkuat Sinergi Sekolah Muhammadiyah

 

Ketua Forum Komunikasi Kepala Madrasah Sekolah Muhammadiyah (FKKMS) Karanggede, M. Sulistyo, menegaskan bahwa kehadiran jajaran pimpinan sekolah dalam rakoor merupakan bentuk keselarasan program antara tingkat cabang dan daerah.

 

Menurut dia, sinergi antara FKKMS, Majelis Dikdasmen PNF PCM Karanggede, dan FGM Kabupaten Boyolali menjadi modal penting untuk membangun soliditas Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) bidang pendidikan.

 

Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memastikan sekolah dan madrasah Muhammadiyah di Karanggede dapat mengambil bagian dalam Silaturahmi Akbar FGM dengan semangat kebersamaan dan satu komando.

 

Dukungan struktural dari tingkat cabang diharapkan tidak hanya memperlancar partisipasi peserta, tetapi juga memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarpengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah.

 

Kepala Sekolah Muhammadiyah Dituntut Melahirkan Inovasi

 

Dalam rakoor tersebut, Ketua FGM Kabupaten Boyolali, Pujiono, turut memberikan motivasi kepada para kepala sekolah agar terus mengembangkan inovasi, terutama dalam menghadapi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

 

Ia menekankan bahwa kepemimpinan di sekolah Muhammadiyah harus menghasilkan perubahan nyata dan meninggalkan jejak positif bagi masyarakat.

 

“Menjabat sekali harus punya prasasti! Kepala sekolah dan guru Muhammadiyah harus melahirkan inovasi yang berkesan bagi masyarakat,” tegas Pujiono.

 

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan mengelola sekolah tidak cukup diukur dari rutinitas administrasi. Kepala sekolah dan guru juga dituntut menghadirkan program kreatif, meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta membangun kepercayaan masyarakat.

 

Inovasi dalam PPDB menjadi salah satu aspek penting untuk memperkuat daya saing sekolah Muhammadiyah di tengah persaingan lembaga pendidikan yang semakin dinamis.

 

Pegang Prinsip 3J dalam Memajukan Pendidikan

 

Penguatan kualitas kepemimpinan juga disampaikan Ketua Majelis Dikdasmen PNF PDM Boyolali, Drs. Kamtar. Ia mengingatkan para pimpinan sekolah untuk berpegang pada prinsip 3J dalam mengelola lembaga pendidikan Muhammadiyah.

 

Prinsip tersebut meliputi menambah Jamaah, meningkatkan Jariyah, dan memperkuat Perjuangan.

 

Ketiga prinsip itu menjadi landasan untuk memperluas dukungan masyarakat terhadap sekolah Muhammadiyah, meningkatkan kontribusi bagi kemaslahatan umat, serta menjaga keberlanjutan perjuangan dalam bidang pendidikan.

 

Melalui penguatan nilai tersebut, para pimpinan sekolah diharapkan mampu membangun lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam mutu pembelajaran, tetapi juga memiliki kontribusi sosial dan keislaman yang kuat.

 

Silaturahmi Akbar FGM Digelar 7 November di UMS

 

Dengan dukungan koordinasi, fasilitasi, dan penguatan moral dari PCM Karanggede, rombongan guru serta kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Karanggede bersiap bergabung dengan ribuan pendidik lainnya dalam Silaturahmi Akbar FGM di kampus UMS pada 7 November 2026.

 

Berdasarkan rencana kegiatan yang disampaikan panitia, acara tersebut akan menghadirkan tokoh nasional Ustaz Adi Hidayat serta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

 

Partisipasi pendidik Muhammadiyah dari Karanggede diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ukhuwah, memperluas jejaring profesional, serta menyatukan langkah dalam memajukan pendidikan Muhammadiyah.

 

Dukungan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara organisasi profesi guru, majelis pendidikan, dan pimpinan sekolah dalam membangun ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang inovatif, berkemajuan, dan semakin dipercaya masyarakat. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!