BANDUNG — Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2026 di Bandung dan Kota Cimahi, Jawa Barat, pada 30–31 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran generasi muda Islam dalam kehidupan kebangsaan, pembangunan nasional, dan pelestarian lingkungan.
Rangkaian kegiatan hari pertama, Jumat (30/10/2026), berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat. Agenda diawali dengan Sidang Rapimnas AMSI pada pukul 08.30 WIB, dilanjutkan dengan pembukaan resmi Silatnas dan Rapimnas pada pukul 13.30 WIB.
Kegiatan kemudian diisi dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada pukul 15.30 WIB. Acara tersebut dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., Wakil Ketua Umum DPP Satkar Ulama Indonesia Ferdiansyah, yang juga Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Jawa Barat XI dan bertugas di Komisi X DPR RI, Ketua Umum DPP AMSI Ade Akbar Kadafi, Sekretaris Jenderal DPP AMSI Azrizal Nasri, serta Wakil Ketua Umum DPP AMSI Jiaul Haq.
Hadir pula jajaran pengurus AMSI tingkat provinsi dari berbagai daerah di Indonesia serta pengurus AMSI se-Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan menjadikan Jawa Barat sebagai tuan rumah penyelenggaraan Silatnas dan Rapimnas AMSI 2026.
Daniel berharap AMSI dapat menjadi salah satu kekuatan strategis Partai Golkar dalam memperkuat basis dukungan masyarakat, khususnya dari kalangan generasi muda. Menurutnya, potensi suara anak muda merupakan kekuatan penting yang perlu dirangkul dan diberdayakan dalam kehidupan politik dan demokrasi.
Ia juga menjelaskan bahwa Partai Golkar memiliki sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, di antaranya Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Satkar Ulama Indonesia, dan Al-Hidayah. Masing-masing memiliki organisasi kepemudaan sebagai wadah kaderisasi dan pengembangan generasi penerus.
“MDI memiliki organisasi kepemudaan AMMDI, sementara Satkar Ulama Indonesia memiliki AMSI sebagai wadah berhimpun dan berkiprah bagi generasi muda,” ungkap Daniel.
Pada kesempatan tersebut, Daniel turut menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan Silaturahmi Nasional Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia. Ia berharap kegiatan ini semakin memperkuat soliditas organisasi, memperluas jaringan kader, serta meningkatkan kontribusi pemuda Islam bagi bangsa dan negara.
Selain sosialisasi Empat Pilar MPR RI, rangkaian kegiatan hari pertama juga diisi dengan pelantikan pengurus DPD AMSI se-Jawa Barat dan Diskusi Kepemudaan Islam yang berlangsung pada malam hari.
Sementara itu, pada Sabtu (31/10/2026), rangkaian Silatnas dan Rapimnas AMSI dilanjutkan di Kota Cimahi, Jawa Barat, dengan agenda penanaman sebanyak 6.200 pohon. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian AMSI terhadap pelestarian lingkungan sekaligus komitmen generasi muda Islam dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penanaman ribuan pohon tersebut menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai Empat Pilar MPR RI, khususnya dalam membangun kesadaran kebangsaan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab bersama terhadap masa depan lingkungan hidup.
Melalui Silatnas dan Rapimnas 2026, AMSI diharapkan semakin solid dalam menjalankan peran kaderisasi, memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta mengambil bagian aktif dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan negara. Semangat konsolidasi organisasi diharapkan berjalan beriringan dengan aksi nyata untuk umat, bangsa, dan kelestarian lingkungan.
