25.6 C
Jakarta

Antisipasi Bencana, Lebak Tutup Sementara Destinasi Wisata Negeri di Atas Awan

Must read

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

Menengahkan Mereka yang Terpinggirkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi COVID-19 berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan publik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya. Dampak pandemi COVID-19 paling dirasakan oleh...

LEBAK, MENARA62.COM – Pemerintah Kabupaten Lebak menutup sementara destinasi wisata “Negeri di Atas Awan”. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bencana alam menjelang liburan panjang Natal dan Tahun Baru 2020.

“Kami berharap wisatawan tidak mengunjungi kawasan wisata itu,” kata Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi di Lebak, dikutip dari Antara, Sabtu (21/12/2019).

Destinasi wisata “Negeri di Atas Awan ” berlokasi di Gunung Luhur Desa Citorek, Kecamatan Cibeber masuk kategori daerah rawan bencana alam longsoran. Sebab, kawasan wisata itu berada di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Selama ini juga kawasan tersebut belum stabil pasca terjadinya bencana longsor dan banjir bandang.

“Kami minta wisatawan tidak merayakan liburan Natal dan tahun baru di objek wisata ‘Negeri di Atas Awan’ itu,” katanya menjelaskan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Lebak Ajun Komisaris Fikry Ardiansyah mengatakan pihaknya mengimbau pengunjung tidak merayakan liburan Natal dan tahun baru ke lokasi wisata “Negeri di Atas Awan”.

Saat ini, jalan menuju ke objek wisata tersebut masih terjadi longsoran hingga menutupi sebagian besar badan jalan. Padahal, jalan tersebut belum lama ini dibangun Pemerintah Provinsi Banten.

“Kami menutup jalan menuju wisata Negeri di Atas Awan karena khawatir menimbulkan bencana alam,” katanya.

Ia mengatakan, pihaknya juga menerjunkan petugas untuk melakukan penjagaan secara bergantian karena di jalur wisata tersebut sepanjang jalan terdapat tebing tanah merah dan jurang yang cukup dalam.

Apalagi, saat ini curah hujan cenderung meningkat sehingga kondisi tanahnya belum stabil.

“Kami menerjunkan sebanyak 10 personel untuk menjaga jalur menuju lokasi wisata Negeri di Atas Awan,” katanya.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dorong Kreativitas Anak Muda pada Masa Pandemi AXIS Gelar POP Up Campus Live Streaming

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 tak menyurutkan inisiatif XL Axiata untuk melanjutkan program-program dukungan untuk kalangan muda. Melalui AXIS, program tahunan AXIS POP Up...

Bantu Masyarakat, Dosen UMY Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pedak Bantul

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Muhammad Zakiy, M.Sc, dosen Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan kegiatan pengabdian di dusun Pedak, Desa Trimurti, pada...

Pandemi Covid-19, Dorong Inovasi dan Percepatan Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Aktivitas Belajar Mengajar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Suka atau tidak dampak dari Pandemi Covid-19 telah mengubah cara kita bekerja dan melakukan aktivitas lainnya termasuk dalam kegiatan belajar mengajar....

Menengahkan Mereka yang Terpinggirkan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi COVID-19 berdampak pada berbagai sektor, mulai dari kesehatan publik, ekonomi, pendidikan, hingga sosial budaya. Dampak pandemi COVID-19 paling dirasakan oleh...

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi, Pakar Sebut Pentingnya Transisi Kampanye Digital dan KPU Harus Fasilitasi

JAKARTA, MENARA62.COM -- Euforia Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020 di tengah pandemi akan berbeda karena ruang kampanye beralih dalam bentuk...