SOLO, MENARA62.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menerima kunjungan studi banding dari Senat Mahasiswa (SEMA) Trisakti School of Management Jakarta yang bertempat di Ruang Seminar Lantai 8 FEB UMS pada Sabtu (30/5). Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarlembaga sekaligus berbagi pengalaman dalam pengelolaan organisasi kemahasiswaan.
Kegiatan yang diikuti sekitar 70 peserta ini membawa semangat brainstorming dan benchmarking guna meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, sistem kerja, serta pengembangan program yang dapat diterapkan di masing-masing institusi. Melalui forum ini, kedua organisasi berkesempatan untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik dalam menjalankan roda organisasi.
Ketua BEM FEB UMS Arif Ginanjar Pratama juga menyampaikan bahwa kegiatan studi banding ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah pembelajaran bersama untuk memperkuat kapasitas organisasi.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperoleh perspektif baru mengenai sistem dan mekanisme kerja organisasi. Pertemuan ini menjadi kesempatan yang baik untuk saling berbagi pengalaman, bertukar gagasan, serta membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara BEM FEB UMS dan SEMA Trisakti School of Management,” ujarnya, Jumat (5/6).
Kegiatan ini, lanjutnya, diharapkan dapat menjadi tempat berbagai gagasan, pengalaman, serta hasil diskusi yang telah diperoleh dapat menjadi referensi dalam pengembangan organisasi di masa mendatang serta memberikan manfaat yang dapat diimplementasikan di lingkungan internal masing-masing lembaga.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pemotongan tumpeng secara simbolis sebagai bentuk rasa syukur serta penanda dimulainya agenda studi banding. Kegiatan studi banding ini diikuti dengan penuh antusiasme dan semangat kolaborasi. Pada sesi sharing session yang diisi oleh perwakilan pimpinan dari kedua organisasi, masing-masing lembaga memaparkan profil organisasi, sistem kerja, mekanisme pengelolaan, serta berbagai program unggulan yang telah dijalankan.
Setelah sesi pemaparan, peserta mengikuti kegiatan visiting campus untuk mengenal lebih dekat lingkungan dan fasilitas yang dimiliki kampus UMS. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai budaya akademik serta aktivitas kemahasiswaan yang berkembang di lingkungan kampus.
Memasuki sesi inti, peserta mengikuti project breakdown dengan membahas studi kasus organisasi. Pada sesi ini, peserta dari kedua institusi berdiskusi untuk merumuskan berbagai alternatif program dan solusi yang dapat diterapkan dalam menjawab permasalahan organisasi yang diberikan. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai ide inovatif yang muncul dari masing-masing kelompok.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) yang disesuaikan berdasarkan bidang atau departemen yang ada pada kedua organisasi. Melalui forum tersebut, setiap bidang dapat berdiskusi secara lebih mendalam mengenai program kerja, tantangan, serta peluang pengembangan yang relevan dengan tugas dan fungsinya masing-masing. (*)
