27.5 C
Jakarta

Beredar Hoaks Terkait Status High Risk Pandemi Covid-19 Indonesia Versi WHO

Baca Juga:

Workshop Kominfo: Yuk, Makan Ikan Agar Generasi Indonesia Sehat, Kuat dan Cerdas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai upaya mensosialisasikan program pemerintah di Bidang Kelautan dan Perikanan 2020-2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian...

PAN Sleman Suntik Militansi dengan Pelatihan Kader Amanat Dasar dan Saksi Pemilu

SLEMAN, MENARA62.COM - DPD Partai Amanat Nasional  Kabupaten Sleman terus menambah amunisi dan militansi kadernya dengan menggelar Pelatihan Kader Amanat Dasar (LKAD) dan pelatihan...

Platform Pembelajaran Digital Sebagai Sarana Pembelajaran Modern Guru

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjawab tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19 saat ini, Kementerian Kominfo bersinergi dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia...

Bangun Kenyamanan Berusaha, Sleman Susun Raperda Penyelenggaraan Perizinan Daerah

SLEMAN, MENARA62.COM - Sebagai bentuk tindaklanjut UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan...

JAKARTA, MENARA62.COM – Informasi mengenai status Covid-19 di Indonesia yang masuk kategori A1 High Risk versi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dipastikan hoaks. Hal tersebut dikemukakan oleh dr Siti Nadia Tarmizi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes.

Dalam keterangan tertulisnya Ahad (27/6/2021) Nadia menjelaskan sejauh ini WHO tidak pernah membuat klasifikasi untuk suatu negara.

“Kami sudah memverifikasi informasi tersebut kepada WHO dan mendapatkan keterangan bahwa WHO tidak pernah membuat klasifikasi negara dengan predikat A1 dan kode lainnya. Situasi masing-masing negara dilaporkan dalam laporan situasional yang diterbitkan WHO setiap minggu dan dapat diakses publik,” tegas dr. Siti Nadia.

Ia menambahkan bahwa secara umum, sejak 11 Maret 2020, kondisi pandemi diumumkan oleh WHO sebagai pernyataan bahwa seluruh dunia berkategori risiko tinggi (high risk) penyebaran COVID-19.

“Terkait aturan tentang travel band penumpang asal negara tertentu biasanya dipraktekkan Health Quarantine atau Kantor Kesehatan Pelabuhan atau pemerintah negara tujuan. Dan ini sudah merupakan praktik umum dalam International Health Regulations sejak 2005. Jadi, keputusan itu adalah hak masing-masing negara sama seperti saat ini tidak menerima WNA dari India, Pakistan, bahkan kemarin sempat juga dari Inggris,” ujar dr. Nadia.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Workshop Kominfo: Yuk, Makan Ikan Agar Generasi Indonesia Sehat, Kuat dan Cerdas

JAKARTA, MENARA62.COM - Sebagai upaya mensosialisasikan program pemerintah di Bidang Kelautan dan Perikanan 2020-2024, Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian...

PAN Sleman Suntik Militansi dengan Pelatihan Kader Amanat Dasar dan Saksi Pemilu

SLEMAN, MENARA62.COM - DPD Partai Amanat Nasional  Kabupaten Sleman terus menambah amunisi dan militansi kadernya dengan menggelar Pelatihan Kader Amanat Dasar (LKAD) dan pelatihan...

Platform Pembelajaran Digital Sebagai Sarana Pembelajaran Modern Guru

JAKARTA, MENARA62.COM - Menjawab tantangan yang dihadapi dunia pendidikan di masa pandemi COVID-19 saat ini, Kementerian Kominfo bersinergi dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia...

Bangun Kenyamanan Berusaha, Sleman Susun Raperda Penyelenggaraan Perizinan Daerah

SLEMAN, MENARA62.COM - Sebagai bentuk tindaklanjut UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah No 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan...

Indonesia Berpartisipasi pada Waiwai World Fair 2021 yang Digelar di Kota Shizuoka

SHIZUOKA, MENARA62.COM - Pemerintah Kota Shizuoka, Jepang, menggelar Waiwai World Fair (WWF) 2021 yang menampilkan ragam budaya berbagai negara dunia, Ahad (28/11). Sebelumnya, WaiWai...