25.8 C
Jakarta

Buntut Kecelakaan Di Cipanas, Kemenhub Segera Periksa Semua Bus

Must read

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah Lengkapi Kebutuhan Pelanggan di Pasar Mobil Bekas, Kini Hadir di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kebutuhan untuk memiliki mobil pribadi saat ini merupakan salah satu hal penting bagi pelanggan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, dan kini mobil...

JAKARTA, MENARA62.COM– Kasus kecelakaan yang berulang di kawasan puncak mendapat perhatian serius Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Melalui keterangan persnya, Kepala Biro Informasi dan Komunikasi Publik Kemenhub JA Barata menegaskan pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh armada bus, baik bus angkutan antar kota antar propinsi (AKAP) maupun bus pariwisata.

“Pemeriksaan akan dilakukan ke semua armada bus yang ada, tidak bersifat acak,” jelas Barata, Minggu (30/04/2017).

Ia memastikan bahwa saat ini, berkoordinasi dengan polisi, pihaknya masih mencari tahu penyebab kecelakaan yang menewaskan belasan orang dan menyebabkan puluhan orang lainnya luka-luka.

Jika ada unsur human error, maka Kemenhub akan memberi sanksi tegas baik kepada awak kendaraan maupun pemilik perusahaan angkutan. Semua harus dicari dulu apa yang jadi penyebab kecelakaan.

Sebelumnya polisi menduga penyebab kecelakaan maut di Ciloto, Puncak akibat rem bus blong. Kecelakaan yang melibatkan 9 kendaraan tersebut bermula dari bus pariwisata Kitrans warna putih dengan nopol B 7057 BGA dari Jakarta menuju Cianjur yang melaju tak terkendali hingga menyebabkan kendaraan lain termasuk sepeda motor bertumbangan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah Lengkapi Kebutuhan Pelanggan di Pasar Mobil Bekas, Kini Hadir di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kebutuhan untuk memiliki mobil pribadi saat ini merupakan salah satu hal penting bagi pelanggan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, dan kini mobil...

FEB UMP Sabet Juara 1 KOMPETISI 10 DAYS CHALLENGE 2020

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus berprestasi meskipun ditengah pandemi. Setelah sebelumnya meraih penghargaan nasional dari Kemendikbud, kali ini...