25.6 C
Jakarta

Cegah Wabah Pneumonia Berat Meluas, China Tutup Sementara Pasar Ikan Kota Wuhan

Must read

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

JAKARTA, MENARA62.COM – Menyusul wabah penyakit pneumonia berat yang menyerang penduduk Kota Wuhan, Cina, kini pasar yang diduga menjadi sumber penyebaran penyakit tersebut ditutup untuk sementara. Penutupan pasar makanan ikan laut di kota Wuhan, menurut pernyataan organisasi kesehatan dunia (WHO) telah dilakukan sejak 1 Januari 2020 lalu.

Wabah pneumonia berat diketahui telah menyerang 59 warga, dimana 1 pasien meninggal dunia. Hingga kini belum diketahui penyebab dari pneumonia berat. Tetapi penelitian sementara menunjukkan bahwa virus penyebab pneumonia berat tersebut masih berasal dari keluarga yang sama dengan virus penyebab epidemic SARS atau MERS.

Dikutip dari Antara, Senin (13/1/2020), WHO hingga kini pun tidak memberlakukan travel alert di kota Wuhan. Penyelidikan oleh pemerintah setempat masih terus berlangsung dengan mengambil sampel penderita. Semua pasien juga diisolasi di rumah sakit tempat perawatan.

Wabah pneumonia berat menyebar sejak akhir 2019 lalu. Awal penyebaran penyakit tersebut berasal dari sebuah pasar ikan di Kota Wuhan. Dimana pasar tersebut diketahui merupakan pusat transportasi domestic dan internasional utama di China.

Meski menimbulkan kekhawatiran sejumlah pihak, namun WHO mengatakan wabah itu belum menyebar. Selain di Kota Wuhan, hingga sekarang tidak ditemukan kasus serupa di tempat lain di China maupun internasional.

Komisi Kesehatan Kotamadya Wuhan mengatakan dalam sebuah pernyataan terpisah, Minggu (12/1) malam, bahwa empat pasien tambahan telah dipulangkan dan tidak ada kasus baru yang ditemukan pada Sabtu (11/1).

Sementara itu, 717 orang lainnya yang dianggap melakukan kontak dekat dengan pasien tetap di bawah pengawasan medis, kata pihak berwenang.

Pekan lalu, WHO mengatakan bahwa anggota baru keluarga virus ‘coronavirus’ yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS) yang mematikan dan Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) kemungkinan merupakan penyebab wabah tersebut.
Virus corona dapat menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga SARS. Beberapa jenis menyebabkan penyakit yang kurang serius, sementara yang lain bisa jauh lebih parah.

Di antara 41 orang yang dikonfirmasi terinfeksi virus baru pneumonia, satu pria berusia 61 tahun dengan kondisi medis serius, meninggal pekan lalu, sedangkan tujuh orang lainnya dalam kondisi kritis, kata otoritas kesehatan Wuhan.

WHO mengatakan penyelidikan epidemiologis awal telah menemukan sebagian besar kasus terjadi pada orang yang bekerja di atau sering berkunjung ke Pasar Grosir Makanan Laut Huanan Wuhan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Peran Perpustakaan Harus Ditingkatkan Guna Menunjang Budaya Literasi Masyarakat

JAKARTA, MENARA62.COM - Di era yang serba digital perpustakaan memang bukan satu-satunya sumber  informasi untuk masyarakat. Perangkat gawai dan perangkat raksasa yang bernama Google...

Ini Cara Kedai Kopi Guyon Bertahan Di Tengah Pandemi Corona

JAKARTA, MENARA62.COM – Roda bisnis berubah drastis akibat pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia. Perubahan ini juga terasa pada bisnis Kedai Kopi Guyon yang...

Rian ‘Kopirative’ Buktikan Membuka Usaha Tak Selalu Padat Modal

JAKARTA, MENARA62.COM - Memulai bisnis tidak selalu harus merogoh kocek yang besar alias padat modal. Dengan modal yang terbatas, asalkan dikelola dengan baik, maka...

Sanksi PSBB di DKI Kurang Tegas, Masyarakat Abai Protokol Kesehatan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberlakukan kembali di Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan nampaknya tidak terlalu efektif. Hal ini dapat dilihat...

New Normal, Can Cuts Barbershop Terapkan Standar Protokol Kesehatan

BEKASI, MENARA62.COM – Sejak wabah Covid-19 melanda tanah air, beberapa sektor perekonomian mengalami dampaknya, termasuk usaha Can Cuts Barbershop. Usaha jasa potong rambut di...