25.4 C
Jakarta

Filosofi Air

Baca Juga:

Hidup ini akan terasa nikmat kalau kita menjalaninya dengan​ perasaan lepas, jiwa yang bebas, pikiran yang merdeka, tidak dikungkung atau dibelenggu oleh apa pun dan siapa pun. Hidup ini akan terasa damai kalau kita menjalaninya dengan tenang, mengalir seperti air.

Makna filosofis dari air mengalir adalah bahwa segala sesuatu yang terus mengalir, bergerak akan selalu menghadirkan kebaruan dan kejernihan. Hidup pun demikian​ adanya. Hidup adalah bergerak dan mengalir. Jika diam dan tetap, maka hanya kebekuan dan kejumudan pikiran dan perasaan yang akan kita rasakan.

Air mengalir dari tempat​ yang tinggi ke tempat yang rendah. Demikian juga hendaknya dengan kehidupan kita. Meski kita tengah berada di posisi yang tinggi, memiliki kelimpahan materi, ilmu pengetahuan yang mumpuni, kedudukan yang bergengsi, tetaplah rendah hati.

Jadilah seperti air tenang yang menghanyutkan. Tenang saat kita menghadapi setiap persoalan hidup yang datang. Tenang karena kita memiliki ilmu pengetahuan. Tenang karena kita memiliki Allah yang Maha Segala-galanya.

Jangan menjadi air yang beriak. Karena itu pasti​ tanda tak dalam. Dalam menjalani hidup ini, tidak perlu banyak tingkah dan gaya, yang hanya akan menunjukkan kepongahan di balik kekosongan jiwa. Tidak usah banyak sesumbar apalagi berkoar-koar sembari membusungkan dada, yang hanya akan membuat​ orang lain jengah dan akhirnya tahu kualitas dan kapasitas diri kita sesungguhnya.

Marilah belajar dari filosofi​ air ini. Teruslah mengalir dengan tenang, dengan selalu membawa kebaikan ke mana pun kita pergi, di mana pun kita berada.

Ruang Inspirasi, Senin (29/6/2020)

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!