Halaman ini terinspirasi oleh Buku Guyon Maton: Lucu Bermutu ala Muhammadiyah karya Prof Abdul Mu'ti. Tulisan yang ditayangkan merupakan saduran dari buku ini. Selain itu, juga akan ditambahkan kisah ringan, lucu, satire yang sedang beredar di kalangan warga persyarikatan Muhammadiyah.
Editor
Menara62.comMukadimah
Guyon merupakan sesuatu yang istimewa di kalangan Muhammadiyah. Di kalangan "Muhammadiyah" (orang-orang Muhammadiyah), guyon menjadi barang langka. Kesan umum, orang-orang Muhammadiyah adalah orang yang kurang yoi untuk diajak guyon. Mereka kurang ngopi cangkruk'an, nongkrong karene terlalu sibuk rapat-rapat dan rapat-rapat. Ruang bertemu pun lebih banyak dilakukan di aula "mewah" dan "megah" dengan suasana tegang dan spaneng. Seolah-olah menjadi kaum lucu itu anomali atau penyimpangan di MUhammadiyah alias minoritas. Mayoritas ceramah pimpinan, ustadz, dan tokoh Muhammadiyah itu garing, minus lelucon.
