25.6 C
Jakarta

Ilmuwan Muda Bidang Laut Dalam Masih Sedikit Jumlahnya

Must read

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

AMBON, MENARA62.COM — Yosmina Tapilatu, peneliti Pusat Penelitian Laut Dalam, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPLD-LIPI) mengaku kesulitan mencari ilmuwan muda Indonesia yang memiliki rekam jejak unggul di bidang laut dalam.

“Meski Indonesia memiliki potensi yang besar, tak banyak ilmuwan yang melakukan penelitian tentang laut dalam karena peralatan yang terbatas”, katanya di Ambon, Jumat (21/7/2017), seperti dilansir Antara.

Yosmina Tapilatu meruapakan salah satu perempuan peneliti terkemuka di PPLD-LIPI. Ia menjadi penanggung jawab dan kurator dalam sesi “Exploring the Oceans: Coral Reefs to the Deep Sea” di Indonesian-American Kavli Frontiers of Science (KFoS) Symposium.

Dikatakannya, masalah pendanaan penelitian juga menjadi penyebab tak banyak ilmuwan muda yang melakukan riset terkait laut dalam. Hal itu tentu saja berbeda dengan yang terlihat pada ilmuwan dari Amerika Serikat di simposium KFoS.

Dalam seminar yang digelar di Ambon, pada 17 – 21 Juli 2017 tersebut, rata-rata ilmuwan yang hadir sebagai peserta berusia di bawah 45 tahun, telah bergelar doktor dan aktif meneliti.

Dalam sesi tersebut, selain Hawis Madduppa dari Institut Pertanian Bogor, dihadirkan juga Karen J. Osborn dari Lembaga Smithsonian dan Museum Sejarah Alam Nasional, dan Alison Sweeney dari Universitas Pennsylvania.

Karen mempersentasikan penelitiannya pada spesies-spesies yang hidup di bawah kolom air (midwater), yang merupakan habitat laut dengan volume terbesar, meliputi 90 persen habitat yang ada di bumi.

Ia telah memperdalam studi tentang spesies yang belum dikenali di kedalaman 500 – 1.000 meter di bawah permukaan laut, kondisinya banyak area minim sinar matahari.

Sedangkan Alison Sweeney menjelaskan secara detail penelitiannya tentang kemampuan kerang raksasa (kima) memanfaatkan sinar matahari untuk menghasilkan energi. Dalam penelitiannya itu, kima memanfaatkan alga yang berada di tubuhnya sebagai panel surya alami sehingga energi dari hasil fotosintesis alga dapat dimanfaatkan.

“Masalah pendanaan menjadi salah satu penyebab mengapa ilmuwan Indonesia kesulitan untuk melakukan penelitian,” kata Yosmina.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Dilantik Jadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS, Anis Paparkan Platform Ekonomi Berkeadilan

BANDUNG, MENARA62.COM - Politisi PKS, Anis Byarwati, secara resmi dilantik menjadi Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS Periode 2020-2025. Pelantikan ini dilakukan langsung...

Kejuaraan Badminton Bupati Cup 2020 Kabupaten Muara Enim Resmi Dibuka

MARA ENIM, MENARA62.COM - Pengurus PBSI Kabupaten Muara Enim selenggarakan turnamen Badminton Bupati Cup 2020 yang bertempat di GOR Pancasila Kabupaten Muara Enim diikuti...

“Koen Waras”, Sekadar Menggugah Kesadaran

Pandemi Covid-19 masih belum berakhir, bahkan grafiknya semakin naik. Sejumlah daerah dinyatakan sebagai zona merah, bahkan hitam. Korban terus berjatuhan. Sementara masyarakat tampaknya mulai abai...

Buku harus Bersaing dengan Teknologi Digital

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Sabtu 28 November kemarin, mantan wartawan Arys Hilman Nugraha dilantik sebagai Ketua Umum Ikatan Peberbit Indonesia (IKAPI) periode 2020-2025. Ia terpilih...

XL Axiata Raih Penghargaan Marketeers Youth Choice Brand of The Year 2020

JAKARTA, MENARA62.COM -- Mendekati penghujung tahun 2020, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali mendapatkan pengakuan dari masyarakat atas kualitas produknya. Melalui ajang Marketeers...