26 C
Jakarta

Indonesia mampu buktikan islam dan demokrasi sejalan di Dewan Keamanan PBB

Must read

Ini 5 Pilihan Olahraga Outdoor untuk Imunitas pada era Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.  Angka kasus positif pun terus melonjak tajam setiap harinya. Masyarakat terus dihimbau untuk menerapkan 3M (memakai...

Akselerasi Teknologi Drone Peta Dasar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sampai saat ini, teknologi drone berkembang sangat pesat dan hampir seluruh sektor industri memanfaatkan dalam operasi harian mereka. Perkembangan teknologi drone...

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

JAKARTA, MENARA62.COM -- Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai...

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Jakarta, Menara62.com – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyatakan, rekam jejak diplomasi Indonesia bagi perdamaian, kemanusiaan dan kesejahteraan di tingkat global menjadi pertimbangan utama negara-negara anggota PBB mendukung Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan (DK) PBB.

Selain itu, ada pandangan negara anggota PBB bahwa Indonesia adalah contoh negara yang toleran, dimana Islam dan demokrasi berjalan berdampingan.

“Dari berbagai pertemuan di PBB, jelas sekali bahwa masyarakat internasional sangat menghargai rekam jejak Indonesia dan melihat demokrasi dan toleransi di Indonesia sebagai aset untuk Indonesia dapat berperan aktif di DK PBB,” ujar Retno.

Badan tersebut merupakan badan utama PBB yang memiliki peran dan tugas untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional. Sehingga tambah Retno Indonesia akan memperkuat ekosistem perdamaian dan stabilitas global.

Salah satu tantangan bersama masyarakat internasional saat ini adalah ancaman dari terorisme dan ektremisme. Untuk itu, imbuh dia, Indonesia juga akan memanfaatkan keanggotaan di DK PBB agar terbentuk global comprehensive approach untuk memerangi terorisme, radikalisme, dan ekstrimisme.

Indonesia akan mendorong budaya habit of dialogue, agar penyelesaian konflik dapat selalu dilakukan secara damai,” ujar Retno.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Ini 5 Pilihan Olahraga Outdoor untuk Imunitas pada era Pandemi Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM -- Pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.  Angka kasus positif pun terus melonjak tajam setiap harinya. Masyarakat terus dihimbau untuk menerapkan 3M (memakai...

Akselerasi Teknologi Drone Peta Dasar

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sampai saat ini, teknologi drone berkembang sangat pesat dan hampir seluruh sektor industri memanfaatkan dalam operasi harian mereka. Perkembangan teknologi drone...

Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

JAKARTA, MENARA62.COM -- Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mulai...

Dua Dosa yang Disegerakan Balasannya

Oleh : Ashari, S.IP* Hati-hati dengan dosa atau kesalahan ini, karena jika kita melakukannya, maka balasan Allah Swt akan kontan di dunia, bahkan tidak berselang...

Kunjungi Pengungsi Banjir di Kalsel, Muhadjir Ingatkan untuk Bijak Kelola Alam

BANJARBARU, MENARA62.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa banjir besar yang terjadi di Kalimantan Selatan (Kalsel)...