BOYOLALI, MENARA62.COM — Semangat kemerdekaan dan kreativitas siswa SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Banyudono mewarnai Karnaval Kemerdekaan HUT ke-81 Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–10.00 WIB tersebut diikuti seluruh siswa dan guru. Peserta berkumpul di Balai Desa Ngaru-ngaru sebelum berjalan kaki menuju Alun-alun Pengging yang menjadi titik akhir karnaval.
Beragam kostum kreatif mewarnai pawai. Setiap kelas mendapat kesempatan menampilkan kreativitas dengan tema profesi impian, pahlawan nasional, pakaian adat, busana daur ulang, seragam, hingga kreasi khas masing-masing.
Ketua Panitia, Sannang, S.Pd., mengatakan karnaval dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sarana menanamkan nilai kebersamaan, kreativitas, dan cinta tanah air.
“Melalui karnaval ini kami ingin anak-anak menikmati suasana kemerdekaan sekaligus belajar tentang kebersamaan, kekompakan, kreativitas, dan keberanian tampil di depan masyarakat,” ungkapnya.
Diisi Pesan Nasionalisme
Sebelum rombongan diberangkatkan, Kepala SD Muhammadiyah PK Banyudono, Pujiono, S.Si., M.M., memberikan sambutan sekaligus melepas peserta.
Pujiono mengajak siswa menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk mensyukuri kemerdekaan dan mengisinya melalui berbagai kegiatan positif.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Kemerdekaan harus diisi dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, memiliki karakter yang baik, serta berani berkarya dan berprestasi,” pesannya.
Sepanjang perjalanan, siswa membawa atribut merah putih dan menampilkan berbagai kostum serta kreativitas kelas. Para guru juga ikut ambil bagian dengan mengenakan pakaian adat maupun busana kreasi sesuai tema kelas.
Kemeriahan karnaval semakin terasa dengan adanya penilaian kreativitas. Sejumlah kategori yang diperebutkan antara lain Kostum Terunik, Kelas Terheboh dan Terkompak, serta Hasil Karya Kelas Terbaik.
Penilaian dilakukan di depan Kantor Kecamatan Banyudono dan dilanjutkan di panggung utara Alun-alun Pengging. Di lokasi tersebut, setiap kelas mendapat kesempatan menampilkan kreativitas mereka.
Siswa Antusias Ikuti Karnaval
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan siswa, guru, dan orang tua dalam suasana perayaan kemerdekaan.
Salah seorang siswa kelas VI C, Dafa, mengaku senang mengikuti karnaval. Ia menikmati kesempatan berkumpul dan berkreasi bersama teman-temannya.
“Senang sekali bisa ikut karnaval. Kami bisa memakai kostum, membawa bendera, dan berjalan bersama teman-teman. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,” ujarnya.
Antusiasme serupa disampaikan Zahfran, siswa kelas VI C. Ia merasa bangga dapat ikut memeriahkan HUT Kemerdekaan sekaligus menampilkan kreativitas bersama teman sekelas.
“Senang dan bangga bisa ikut merayakan kemerdekaan bersama teman-teman. Yang paling seru ketika semua kelas tampil dengan kostum dan kreasi masing-masing,” katanya.
Karnaval Kemerdekaan SD Muh PK Banyudono menjadi sarana menanamkan nasionalisme kepada siswa melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah mendorong siswa untuk terus berkarya, berprestasi, menjaga persatuan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa. (*)
