34.9 C
Jakarta

Pascasarjana UMS Buka Tes CBT Online 22 Agustus

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Sekolah Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) melalui pilihan tes Computer Based Test (CBT) secara online.

 

Tes CBT online terdekat dijadwalkan pada 22 Agustus 2026, sementara pelaksanaan tes CBT secara offline berlangsung hingga 29 Agustus 2026. Kebijakan ini menjadi salah satu upaya Pascasarjana UMS memudahkan pendaftar, terutama calon mahasiswa yang berasal dari luar Surakarta maupun luar Pulau Jawa.

 

Koordinator Tim PMB Pascasarjana UMS, Arwinda Salsabilla Nuraini, S.Kom., mengimbau calon mahasiswa segera menyelesaikan proses pendaftaran agar memiliki waktu cukup untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi.

 

“Pendaftar sangat disarankan untuk menyelesaikan pendaftaran sebelum tanggal tersebut agar memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan tes wawancara,” jelas Arwinda, Sabtu (15/8/2026).

 

Ini Alur Pendaftaran Pascasarjana UMS

 

Berbeda dengan pendaftaran jenjang S1, pendaftaran mahasiswa Pascasarjana UMS diawali dengan pembuatan akun dan pengunggahan seluruh dokumen persyaratan. Berkas tersebut kemudian divalidasi oleh admin program studi.

 

Setelah berkas dinyatakan valid, pendaftar melakukan pembayaran biaya pendaftaran sebesar Rp500.000 untuk S2 dan Rp750.000 untuk S3.

 

Selanjutnya, pendaftar dapat memilih jenis tes, yakni online atau offline, kemudian mengikuti CBT dan tes wawancara yang dilaksanakan oleh program studi.

 

Materi CBT meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan bahasa Inggris. Masing-masing tes terdiri atas 50 soal dengan total waktu pengerjaan 100 menit.

 

Khusus pendaftar S3 Psikologi dan S3 Farmasi, CBT tidak menjadi bagian dari tahapan seleksi. Seleksi dilakukan berdasarkan kelengkapan berkas dan tes wawancara sesuai kebijakan masing-masing program studi.

 

Untuk pendaftar S2, dokumen yang harus disiapkan antara lain KTP, Kartu Keluarga (KK), pas foto, ijazah S1, transkrip nilai S1, serta dua surat rekomendasi. Surat rekomendasi idealnya berasal dari dosen pembimbing ketika menempuh pendidikan S1.

 

Sementara itu, pendaftar S3 harus melengkapi dokumen persyaratan S2 dengan tambahan ijazah S2, transkrip nilai S2, serta draf penelitian atau proposal.

 

Arwinda mengingatkan calon mahasiswa yang sudah membuat akun agar segera melengkapi berkas, melakukan pembayaran, dan menentukan pilihan tes CBT.

 

Pendaftar S2 Capai 731 Orang

 

Direktur Pascasarjana UMS, Prof. Farid Wajdi, Ph.D., mengatakan Sekolah Pascasarjana UMS telah memiliki pengalaman panjang dalam mengelola pendidikan jenjang magister dan doktor, khususnya di wilayah Solo Raya.

 

“Pasca itu sudah lama berpengalaman, terutama di Solo Raya, untuk mengelola mahasiswa Pascasarjana. Jadi jangan ragu untuk datang kuliah di sini,” ujarnya.

 

Berdasarkan data per 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar program magister UMS mencapai 731 orang, sedangkan pendaftar program doktor mencapai 230 orang.

 

Farid mengatakan Pascasarjana UMS menerapkan prinsip akademis sekaligus humanis dalam proses pendidikan. Standar akademik tetap dijaga, sementara pendekatan humanis diwujudkan melalui perhatian terhadap kondisi dan kendala yang dihadapi mahasiswa.

 

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah workshop analisis data bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam melakukan analisis penelitian.

 

“Kuliahlah di Pasca, di sini menangis boleh, tetapi setiap tangisanmu akan menjadi keceriaanmu,” tutur Farid.

 

Menurut Farid, fasilitas CBT online juga menjadi bagian dari upaya memberikan akses pendidikan yang lebih fleksibel. Calon mahasiswa dari luar Pulau Jawa tidak perlu datang langsung ke Surakarta untuk mengikuti tes seleksi.

 

Dengan pilihan tes online pada 22 Agustus dan tes offline hingga 29 Agustus 2026, Pascasarjana UMS membuka akses yang lebih luas bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 maupun S3. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!