26.4 C
Jakarta

Kata ‘Aceh’ di Google Maps Munculkan Pria Telanjang Anti-Syariah

Must read

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah Lengkapi Kebutuhan Pelanggan di Pasar Mobil Bekas, Kini Hadir di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kebutuhan untuk memiliki mobil pribadi saat ini merupakan salah satu hal penting bagi pelanggan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, dan kini mobil...

BANDA ACEH, MENARA62.COM – Sikap intoleransi terus merongrong pemberlakuan syariat Islam di Provinsi Aceh. Aplikasi Google Maps pun disusupi konten pornografi yang menampilkan seorang pria telanjang dengan menampilkan tulisan “protest sharia law” atau protes syariat Islam di telapak tangan kirinya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh melaporkan kasus tersebut ke Kementerian Komunikasi Informasi RI melalui situs aduankonten.id. “Kami juga melaporkan Google Indonesia ke Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik,” kata Taufiq Alamsyah, kepala Bagian Humas Sekda Kota Banda Aceh, Senin (4/11/2019).

Sebelumnya, warga Aceh resah menyusul munculkan gambar seorang lelaki tanpa pakaian alias telanjang ketika memasukkan kata pencarian Aceh dan Banda Aceh di aplikasi Google Maps. Lelaki tersebut juga menulis protest sharia law di telapak tangan kirinya.

Taufiq Alamsyah menyebutkan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengutuk keras pornografi tersebut dan memerintahkan dinas terkait menindaklanjutinya. “Kami juga meminta pertimbangan ahli hukum,” ungkapnya.

Dia mengatakan, Google bersifat sumber daya terbuka, maka siapa pun dapat menyumbang konten jenis apapun ke semua fitur layanan. Namun, Google juga memberikan layanan aduan jika konten yang dimuat tidak sesuai dengan norma ataupun aturan berlaku melalui pelaporan masif, sehingga konten yang sudah dimuat bisa dicabut atau dihilangkan.

“Karena itu, Pemkot Banda Aceh mengajak warga aktif melaporkan konten negatif Google maupun aduan ke Kementerian Komunikasi Informasi. Semakin banyak pengaduan, maka akan semakin cepat ditindaklanjuti,” kata Taufiq Alamsyah, seperti dilansir Antaranews.com.

 

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Digelar di Tengah Pandemi, Jumlah Peserta Anugerah Kihajar 2020 Alami Peningkatan

JAKARTA, MENARA62.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikbud kembali menggelar Anugerah Kihajar. Kegiatan yang rutin dilakukan...

Prof Dadang: Muhammadiyah Harus Perkuat Dakwah Melalui Platform Digital

JAKARTA, MENARA62.COM – Pandemi Covid-19 telah membuat penggunaan internet meningkat tajam. Pada awal Januari 2020, tercatat 175 juta penduduk Indonesia secara aktif menjadi pengguna...

Program TEMAN BUS Telah Layani 1,5 Juta Lebih Perjalanan

JAKARTA, MENARA62.COM -- Sejak diluncurkan pada awal tahun 2020, Program TEMAN BUS (Transportasi Ekonomis, Mudah, Andal dan Nyaman) telah melayani 1,5 juta lebih perjalanan....

OLX Autos Jual-Beli-Tukar Tambah Lengkapi Kebutuhan Pelanggan di Pasar Mobil Bekas, Kini Hadir di Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Kebutuhan untuk memiliki mobil pribadi saat ini merupakan salah satu hal penting bagi pelanggan untuk menjalani aktivitas sehari-hari, dan kini mobil...

FEB UMP Sabet Juara 1 KOMPETISI 10 DAYS CHALLENGE 2020

PURWOKERTO, MENARA62.COM -- Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Banyumas Jawa Tengah terus berprestasi meskipun ditengah pandemi. Setelah sebelumnya meraih penghargaan nasional dari Kemendikbud, kali ini...