33.3 C
Jakarta

Refleksi PPL UMS Bekali Guru Profesional Masa Depan

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan kegiatan refleksi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas 1B tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penarikan mahasiswa PPL Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) setelah menjalani proses pembelajaran di sekolah mitra.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SD Muhammadiyah 24 Gajahan, Gatot Suherman, guru pamong Huda Abdulrahman dan Sugiharko, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) PPG FKIP UMS, Dr. Pungki Indarto.

 

Dalam sambutannya, Dr. Pungki Indarto menyampaikan bahwa kegiatan refleksi menjadi bagian penting dalam proses pembentukan calon guru profesional. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori pembelajaran, tetapi juga mampu mengimplementasikan berbagai kompetensi yang telah dipelajari selama menjalani pendidikan profesi.

 

“Hari ini kami melakukan refleksi sekaligus penarikan mahasiswa PPL PJOK. Intinya, mereka telah belajar berproses melalui delapan kompetensi pembelajaran dan mengimplementasikannya secara langsung di lapangan,” ujarnya.

 

Pungki menjelaskan bahwa pengalaman selama praktik di sekolah harus menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri sebagai calon pendidik. Refleksi yang dilakukan di akhir program diharapkan mampu melahirkan evaluasi dan rencana tindak lanjut yang akan diterapkan pada PPL tahap berikutnya.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya filosofi pendidikan yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, yakni olah pikir, olah rasa, olah karsa, dan olahraga sebagai fondasi dalam membentuk karakter peserta didik secara utuh.

 

“Nilai-nilai olah pikir, olah rasa, olah karsa, dan olahraga merupakan titipan istimewa yang harus terus dihidupkan dalam praktik pendidikan. Pengalaman yang diperoleh selama PPL ini semoga menjadi refleksi dan rencana tindak lanjut untuk PPL 2 yang akan dilaksanakan pada Juli mendatang,” katanya.

 

Pada kesempatan tersebut, Pungki juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SD Muhammadiyah 24 Gajahan yang telah menerima dan mendampingi mahasiswa selama menjalani praktik lapangan. Menurutnya, suasana kekeluargaan yang hangat menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mahasiswa di lingkungan sekolah.

 

“Terima kasih kepada kepala sekolah, guru pamong, seluruh guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik yang telah memberikan pendampingan, wawasan, dan pengalaman berharga bagi mahasiswa kami,” ungkapnya.

 

Sementara itu, kegiatan refleksi berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Mahasiswa diberikan kesempatan menyampaikan pengalaman, tantangan, serta pelajaran yang diperoleh selama menjalankan tugas sebagai calon guru di sekolah.

 

Melalui program PPL, FKIP UMS berupaya memastikan mahasiswa PPG memiliki kesiapan pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebelum terjun sebagai guru di satuan pendidikan. Pengalaman langsung di sekolah menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik nyata di lapangan.

 

Kegiatan refleksi dan penarikan mahasiswa PPL ini sekaligus menandai berakhirnya tahap pertama praktik lapangan mahasiswa PPG FKIP UMS di SD Muhammadiyah 24 Gajahan. Selanjutnya, para mahasiswa akan mempersiapkan diri menghadapi PPL tahap kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 sebagai bagian dari proses menuju guru profesional yang berkarakter dan berkompeten. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!