31.9 C
Jakarta

UMS dan UST Perkuat Kolaborasi Pendidikan Inklusif

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM – Transformasi pendidikan dasar yang ramah keberagaman menjadi tantangan sekaligus kebutuhan mendesak di tengah perubahan sosial dan perkembangan dunia pendidikan. Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id bersama Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menggelar Seminar Nasional dengan tema Transformasi Pendidikan Dasar Berbasis Pembelajaran Mendalam yang Ramah Keberagaman. Bersamaan dengan itu, kedua belah pihak mendatangani kerja sama akademik Memorandum of Agreement (MoA), Naskah Implementasi Agreement (NIA), serta penguatan program kolaborasi akademik antara UMS dan UST pada, Kamis (4/6) bertempat di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lantai 7 UMS.

 

Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menegaskan bahwa kerja sama antar kampus tidak boleh berhenti pada dokumen administratif semata. Menurutnya, tuntutan mutu pendidikan tinggi saat ini mengharuskan setiap kerja sama diwujudkan dalam program nyata yang berdampak bagi dosen maupun mahasiswa.

 

“Kerja sama kalau hanya berhenti di meja dan berhenti di dokumen tidak akan diakui. Harus ada implementasinya, baik melalui kolaborasi perkuliahan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujar Anam dalam sambutannya.

 

Ia menjelaskan, FKIP UMS saat ini mengelola 19 program studi yang terdiri atas program sarjana, profesi, magister, dan doktor. Berbagai program internasionalisasi juga terus dikembangkan, termasuk keberadaan mahasiswa asing pada program Magister Pendidikan Bahasa Inggris serta pengembangan program doktor baru. Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi menjadi strategi penting untuk memperkuat reputasi akademik sekaligus meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi.

 

Anam juga menyoroti pentingnya produktivitas akademik di lingkungan kampus. Ia menyebut UMS tengah memperkuat budaya riset dan publikasi melalui berbagai program percepatan. Salah satunya adalah program Akselerasi Publikasi Ilmiah Scopus (APIS) yang dirancang untuk mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan publikasi bereputasi internasional.

 

“Kami mendapat arahan agar setiap dosen melaksanakan satu penelitian, satu pengabdian, satu aktivitas Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta satu publikasi Scopus setiap tahun. Ini menjadi bagian dari upaya menjaga reputasi dan rekognisi UMS di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Wakil Direktur I Pascasarjana UST, Dr. Ana Fitrotun Nisa, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas komitmen UMS dalam membuka ruang kolaborasi akademik. Ia mengungkapkan bahwa hubungan kelembagaan antara UST dan UMS telah terjalin sejak 2022 dan terus berkembang melalui berbagai kegiatan bersama.

 

“UMS telah menjadi mitra belajar bagi kami. Kunjungan ini bukan yang pertama, dan kami berharap kerja sama hari ini dapat mendukung peningkatan kualitas program studi kami menuju unggul pada tahun 2027,” kata Ana.

 

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 92 peserta yang terdiri atas dosen dan mahasiswa Program Pascasarjana UST dari Program Studi Magister Pendidikan Dasar dan Pendidikan Bahasa Inggris. Menurutnya, seminar nasional menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman akademik yang lebih luas sekaligus berdiskusi langsung dengan para pakar pendidikan.

 

Lebih jauh, Ana menilai tantangan pendidikan Indonesia ke depan tidak dapat diselesaikan oleh satu institusi secara sendiri-sendiri. Karena itu, kolaborasi antar kampus menjadi kebutuhan strategis untuk menghasilkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

 

Melalui kegiatan seminar dan penguatan kerja sama, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kualitas akademik kedua institusi, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan Indonesia di tengah tuntutan transformasi global. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!