24.7 C
Jakarta

KEARIFAN LOKAL YANG PERLU DILESTARIKAN LAGI DI SAAT PANDEMI

Must read

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

 

Oleh : Deny Ana I’tikafia

JEPARA, MENARA62.COM-Salah satu anjuran pemerintah di masa pandemi yang belum juga berakhir ini adalah rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan diri untuk meninimalisir penyebaran virus corona.

Berkaitan dengan menjaga kebersihan setelah dari luar rumah, sebenarnya Indonesia memiliki kearifan lokal yang sudah ada sejak lama. Kearifan lokal itu berasal dari budaya Jawa. Namanya padasan yang berarti gentong atau tempayan berisi air yang terbuat dari tanah liat. padasan artinya tempayan yang diberi lubang pancoran (tempat air wudhu).

Di masa lalu, padasan biasa diletakan di depan rumah. Posisinya di luar pagar sebelum masuk ke pekarangan atau ruangan di dalam rumah. Fungsinya untuk membersihkan diri seperti mencuci tangan, kaki, dan membasuh muka bahkan untuk berwudhu.

Awal tahun Masehi ini 1 Januari 2021, bertepatan dengan 17 Jumadil Awal 1442 H, bencana non alam yang sudah berusia 1 tahun ini, patut mendapat perhatian khusus, dengan berbagai solusi pencegahan. Padasan adalah salah satu solusi untuk dilestarikan kembali pada masing-masing rumah, agar kembali menjadi budaya, ikhtiar menuju sehat


Padasan tidak harus selalu berupa tempayan atau gentong dari tanah liat. Seadanya yang dipunyai, derigen plastik atau menyediakan kran air di depan rumah. Disertai penyediaan sabun cuci tangan.

Banyak nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi menyediakan padasan, seperti keikhlasan dan kerelaan berbagi. Dengan keikhlasan, pemilik padasan rutin mengisinya supaya siapa pun yang membutuhkan air bersih, bisa mendapatkannya tanpa peduli kenal atau tidak dengan orang tersebut.

Tentu saja adaptasi baru itu diterapkan tidak semudah membalik tangan, perlu waktu untuk menjadikan pembiasaan menjadi kebiasaan.

Marilah kita sebagai warga Muhammadiyah, menjadi pelopor dalam menggerakkan masyarakat, khususnya di rumah masing-masing menyediakan padasan, sebagai salah satu ikhtiar kita untuk mencegah penularan covid semakin meningkat.

Fastabiqul khairat.
Bismillah
Semoga wabah segera berakhir

(Penulis adalah Ketua Divisi Lingkungan Hidup
LLHPB PWA Jateng)

- Advertisement -

More articles

- Advertisement -

Latest article

Tri Astuti: Bebas Sampah Bukan Berarti Tidak Boleh Menghasilkan Sampah Sama Sekali

Webinar HPSN 2021: Jawa Tengah Bebas Sampah Tahun 2025 SEMARANG, MENARA62.COM-Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 tahun 2017, Indonesia ditargetkan bebas sampah pada tahun 2025....

Solusi di tengah pandemi, Pemuda Muhammadiyah Bandung bagi-bagi beras

BANDUNG,MENARA62.COM - Bandung, 26 Februari 2021Pandemik Covid 19 melanda hampir di seluruh Negara tidak terkecuali Indoneisa. Sudah setahun berlalu sejak pandemi COVID-19...

Vaksinasi Guru, Bukti Aspek Pendidikan Penting untuk Putus Penularan Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Ketua Umum PGRI Unifah Rosyidi mengatakan program vaksinasi Covid-19 bagi guru dan tenaga kependidikan menjadi salah satu bukti bahwa pemerintah Indonesia...

Kustini-Danang Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

SLEMAN, MENARA62.COM - Gubernur DIY, Sri Sultan HB X melantik secara resmi Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa sebagai Bupati dan Wakil Bupati hasil...

Nina-Lucky Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Indramayu

INDRAMAYU, MENARA62.COM – Hj. Nina Agustina Da'i Bachtiar, S.H., M.H., C.R.A. dan Lucky Hakim hari ini (Red: Jum'at, 26/02/2021) resmi menjabat sebagai Bupati dan...