Menara62.com – Kepala Lembaga Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Iksan Kiat, turut mengambil peran dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Vladivostok, Federasi Rusia, dalam rangka menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, Kamis (3/9).
Dalam agenda tersebut, Iksan Kiat dipercaya membantu menerjemahkan komunikasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin.
Keterlibatan Iksan Kiat dalam peran tersebut tidak terlepas dari rekam jejaknya yang memiliki keterikatan kuat dengan Rusia. Selama bertahun-tahun, Iksan menempuh pendidikan dan membangun pengalaman akademik maupun profesional di negara tersebut. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Northern (Arctic) Federal University dan kemudian melanjutkan dua program magister di Gubkin Russian State University of Oil and Gas, Moskow. Ketiga jenjang pendidikan tersebut disebut diraih dengan predikat Summa Cum Laude. Pengalaman tersebut membekalinya dengan penguasaan bahasa Rusia, pemahaman terhadap budaya dan karakter komunikasi masyarakat Rusia, sekaligus penguasaan substansi di bidang minyak dan gas.
Pengalaman Iksan Kiat dalam mendukung komunikasi Presiden Prabowo pada pertemuan tingkat tinggi juga bukan kali pertama. Sebelumnya, Iksan turut dipercaya sebagai penerjemah resmi dalam pertemuan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, pada 2 Juli 2026. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kapasitasnya dalam mendukung komunikasi Presiden Republik Indonesia dengan para pemimpin negara, khususnya dalam konteks hubungan Indonesia dengan negara-negara kawasan Eropa Timur dan Eurasia.
Pengalaman Iksan di Rusia sendiri tidak hanya berlangsung di ruang akademik. Sebelum menempuh pendidikan tinggi, ia mengikuti program persiapan bahasa dan budaya Rusia. Selama berada di Rusia, Iksan juga memiliki pengalaman dalam lingkungan akademik, riset, dan profesional yang berkaitan dengan sektor minyak dan gas. Rangkaian pengalaman tersebut membentuk pemahaman yang lebih komprehensif terhadap bahasa, budaya, lingkungan profesional, serta terminologi teknis yang digunakan dalam sektor energi di Rusia.
Bekal tersebut menjadi relevan ketika Iksan dipercaya membantu menerjemahkan komunikasi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin. Dalam komunikasi tingkat tinggi, penerjemahan tidak hanya membutuhkan kemampuan mengalihbahasakan kata demi kata, tetapi juga pemahaman terhadap konteks, istilah, budaya, dan substansi pembicaraan agar pesan yang disampaikan dapat diterima secara tepat oleh kedua pihak.
Pertemuan bilateral Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Vladimir Putin berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, di sela-sela penyelenggaraan EEF ke-11 dan digelar dalam format working lunch. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan strategis antara Indonesia dan Rusia, khususnya dalam bidang ekonomi, investasi, energi, serta kerja sama bilateral lainnya.
Sambutan Hangat Vladimir Putin
Dalam pengantarnya, Presiden Vladimir Putin menyambut kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok. Presiden Putin menilai intensitas komunikasi dan pertemuan langsung antara kedua pemimpin menunjukkan eratnya hubungan strategis antara Rusia dan Indonesia.
“Yang Mulia Bapak Presiden, izinkan saya mengucapkan selamat datang ke Kota Vladivostok. Pertemuan hari ini merupakan pertemuan kedua pada tahun ini. Dan kontak kita yang pribadi mencerminkan sifat strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia,” ujar Presiden Putin.
Presiden Putin juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama dalam EEF ke-11.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada 12 Juni 2026 serta penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026. Presiden Prabowo juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat menghadiri kedua momentum tersebut secara langsung.
“Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan,” ungkap Presiden Prabowo.
Kehadiran Presiden Prabowo di Vladivostok merupakan bagian dari partisipasi Indonesia dalam EEF ke-11, di mana Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan utama. Forum tersebut menjadi ruang strategis bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi dan investasi dengan Rusia serta negara-negara di kawasan Eurasia, termasuk dalam sektor energi.
Keterlibatan Kepala LEMIGAS dalam agenda tersebut sekaligus menunjukkan LEMIGAS tidak hanya memiliki peran strategis dalam pengembangan sektor minyak dan gas bumi nasional, tetapi juga dapat berkontribusi dalam mendukung kerja sama dan diplomasi internasional di bidang energi. Pengalaman Iksan Kiat selama menempuh pendidikan dan beraktivitas di Rusia menjadi modal yang relevan dalam mendukung komunikasi serta membangun jembatan pemahaman antara Indonesia dan Rusia.
Momen menarik juga terjadi dalam rangkaian agenda EEF ke-11 ketika Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menyampaikan paparan mengenai kerja sama energi Indonesia-Rusia. Setelah paparan Menteri Energi Rusia, Bahlil turut menyinggung peran LEMIGAS dalam proses pengiriman percobaan minyak mentah dari Rusia ke Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil menjelaskan bahwa LEMIGAS mendapat penugasan atas izin Presiden Prabowo Subianto dan dipimpin oleh sosok muda yang memiliki latar belakang pendidikan di Rusia.
“Seperti yang disampaikan Menteri Energi Rusia, LEMIGAS diketahui telah berhasil melakukan pengiriman percobaan minyak mentah. Lembaga ini saya tunjuk atas izin dari Bapak Presiden dan dikepalai oleh anak muda lulusan S1 dan S2 di Rusia yang kebetulan merupakan interpreter kita pada forum yang terhormat ini,” ujar Menteri Bahlil.
Pernyataan tersebut langsung mendapat respons dari Presiden Vladimir Putin. Sambil tersenyum, Presiden Putin memberikan ucapan selamat kepada Iksan Kiat yang berada dalam forum tersebut sebagai interpreter Presiden Prabowo.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada anak muda tersebut. Selamat!” ujar Presiden Putin.

