25 C
Jakarta

Ketum PGRI Dorong Pemerintah Tetap Buka Formasi ASN untuk Guru

Baca Juga:

SEMARANG, MENARA62.COM – Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi meminta pemerintah membuka formasi ASN untuk guru diluar jalur penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal itu penting untuk mendorong anak-anak muda yang cerdas untuk menjadi guru.

“Jalur P3K oke, tetapi ASN harus ada dong,” kata Unifah di sela puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2022 dan HUT ke-77 PGRI yang digelar di Semarang Convention Center pada Sabtu (03/12/2022). Kegiatan yang dihadiri Presiden Joko Widodo dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tersebut diikuti lebih dari 16 ribu guru baik yang hadir secara luring maupun daring.

PGRI lanjut Unifah juga terus mendorong pemerintah daerah untuk membuka formasi ASN guru. Karena pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau, sepanjang formasi itu bisa terpenuhi.

PGRI sebagai rumah besar  bagi guru di seluruh Indonesia kata Unifah berkomitmen untuk memperjuangan status pada guru dan kesejahteraan guru. Di sisi lain sebagai organisasi, PGRI juga terus mendorong guru untuk semakin meningkatkan diri dan menjadi pemelajar.

“Kita juga ajak guru-guru milenial untuk membantu melatih guru-guru yang lebih senior, dengan demikian maka pelatihan guru tidak harus menunggu biasa dari pemerintah. Apalagi saat ini pelatihan bisa dilakukan secara online,” tambah Unifah.

Tahun ini HGN dan HUT ke-77 PGRI mengambil tema Guru Bangkit Pulihkan Pendidikan: Indonesia Kuat, Indonesia Maju. Tema tersebut kata Unifah merupakan implementasi dari semangat guru untuk pulih bersama membangkitkan pendidikan Indonesia pascapandemi. “Guru memiliki peran strategis untuk memulihkan kondisi pendidikan kita pascapandemi. Dan kita percaya, kalau Indonesia mau maju, maka perhatikan guru-gurunya, proses pendidikannya harus lebih baik lagi,” tukas Unifah.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!