33.5 C
Jakarta

Ki Ustad Pujiono Ingatkan Mahasiswa Jangan Salah Organisasi

Baca Juga:

SOLO, MENARA62.COM — Masa kuliah bukan sekadar momentum mengejar prestasi akademik. Mahasiswa juga perlu memanfaatkan lingkungan kampus untuk membangun karakter, kepemimpinan, jejaring, serta kompetensi yang akan menunjang masa depan.

 

Pesan itu disampaikan Ki Ustad Pujiono saat mengisi kegiatan Masa Taaruf (Masta) Mahasiswa Baru Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU), Rabu (2/9/2026), di Aula Lantai 5 UMPKU Surakarta.

 

Dalam sesi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Pujiono mengingatkan mahasiswa baru agar cermat memilih organisasi selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.

 

“Kuliah itu sekali, jangan sampai salah memilih organisasi.”

 

Masta tersebut diikuti mahasiswa baru dari tiga fakultas di lingkungan UMPKU Surakarta, yakni Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Ekonomi, Sosial, dan Humaniora.

 

Menurut Pujiono, organisasi mahasiswa dapat menjadi ruang penting untuk mengembangkan diri. Karena itu, mahasiswa tidak seharusnya memilih organisasi hanya karena ingin memiliki kesibukan tambahan.

 

“Jangan hanya mencari organisasi yang membuat kita sibuk. Pilih organisasi yang membuat kita tumbuh,” tegasnya.

 

Tiga Tips Memilih Organisasi

 

Pujiono memberikan tiga pertimbangan yang dapat digunakan mahasiswa dalam menentukan organisasi yang akan diikuti.

 

Pertama, memilih organisasi keagamaan yang memperkuat iman. Organisasi, kata dia, semestinya dapat menjadi ruang untuk meningkatkan kualitas spiritual sekaligus membentuk akhlak mahasiswa.

 

Kedua, memilih organisasi yang memiliki jenjang dan jaringan yang jelas. Organisasi dengan sistem perkaderan serta struktur yang kuat akan memberikan pengalaman lebih luas sekaligus membuka kesempatan membangun jejaring dari tingkat lokal hingga nasional.

 

Ketiga, memilih organisasi yang mendukung peningkatan kompetensi profesi. Mahasiswa dapat menjadikan organisasi sebagai “laboratorium kehidupan” untuk mengasah komunikasi, kepemimpinan, manajemen, kerja sama tim, serta keterampilan yang relevan dengan bidang keilmuan masing-masing.

 

Pujiono menilai masa perkuliahan merupakan momentum strategis untuk membangun tiga modal penting sekaligus, yakni iman, jejaring, dan kompetensi.

 

Karena itu, mahasiswa perlu menemukan lingkungan organisasi yang mampu memberikan pengalaman positif sekaligus mendukung cita-cita profesional setelah menyelesaikan pendidikan.

 

IMM Dampingi Masta Mahasiswa Baru

 

Kegiatan Masta tersebut diinstrukturi oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dengan pendampingan Ibu Zahra. Kehadiran IMM sekaligus menjadi bagian dari pengenalan kehidupan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

 

Ki Ustad Pujiono, yang juga merupakan anggota Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, berharap mahasiswa baru UMPKU tidak berhenti pada pencapaian akademik.

 

Ia mendorong mahasiswa tumbuh sebagai generasi yang memiliki iman kuat, kompetensi profesional, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

 

“Jadikan kampus bukan hanya tempat mendapatkan ijazah, tetapi tempat menempa diri menjadi manusia yang berilmu, beriman, berorganisasi, dan bermanfaat bagi umat,” pungkasnya. (*)

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!