27.3 C
Jakarta

Lahat-Yogya, Sukseskan Program Transmigrasi Nasional

Baca Juga:

LAHAT, MENARA62.COM—Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Riva’i SE menyambut hangat kunjungan Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Sri Paduka Paku Alam X dan Wali Kota DIY Drs Sulistiyo SH, MSi di Kabupaten Lahat, kemarin.

Dalam rangkaian silaturahim ini, para kepala daerah meninjau lokasi Transmigran Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Desa UPT Keban Agung, Kecamatan Kikim Selatan dengan memberikan bantuan bibit buah-buahan dan sayuran untuk para transmigran.

Pemerintah Kabupaten Lahat dan Pemerintah Provinsi DIY, dan Kota DIY semakin meningkatkan, mempererat kerja sama untuk menyukseskan program pemerintah pusat dalam program transmigrasi dan kesejahteraan para transmigran.

Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Riva’i SE, Wagub DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Sri Paduka Paku Alam X dan Wali Kota DIY Drs Sulistiyo SH, MSi meninjau lokasi Transmigran Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Desa UPT Keban Agung, Kecamatan Kikim Selatan, Kamis (2/3).

Kota Terpadu Mandiri (KTM) merupakan kawasan pembangunan dan pengembangan sebagai pusat pertumbuhan perkotaan. KTM Kikim ditetapkan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada 30 November 2010 dengan Surat Nomor : B.273/MEN/P2MKT/PTMK//2010 KTM Kikim di kawasan transmigrasi Keban Agung, dan tertuang dalam peraturan daerah Pemkab Lahat pada 7 Januari 2014.

“Pembangunan transmigrasi berhasil dilaksanakan dengan sebaik-baiknya selama ini, dengan adanya beberapa kawasan yang telah berkembang di Lahat dan menjadi pusat pertumbuhan perkotaan baru,” kata Bupati Lahat yang akrab disapa Kak Wari ini.

Kak Wari memaparkan, kawasan KTM Kikim dimulai sejak 2011-2016 dengan sejumlah pembangunan sarana dan prasarana, antara lain, gapura KTM, Tugu KTM,  Jalan Boulevard, jalan lokal sekunder, pembangunan jalan perhubungan ke Kabupaten Empat Lawang.

Bupati Lahat H. Saifudin Aswari Riva’i SE bersama Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Sri Paduka Paku Alam X dan Wali Kota DIY Drs Sulistiyo SH, MSi di kawasan transmigran KTM Kikim, Lahat, Kamis (2/3).

Sementara itu, penempatan transmigran di Kabupaten Lahat sudah berjalan sejak tahun 1980/1981 di 33 desa dengan jumlah 9.709 KK dan 41. 108 jiwa. Desa transmigrasi tersebut ada yang berkembang menjadi kelurahan Sari Bungamas. Warga transmigran baru di UPT Keban Agung, Kecamatan Kikim Selatan sudah ditempatkan sebanyak 175 KK,  dengan perolehan lahan seluas satu hektare (ha), setiap kepala keluarga, dan juga seluas 0, 25 ha lahan perkarangan dan lahan usaha seluas 0, 75 dari seluruh jumlah rencana daya tampung 418 jiwa.

Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Sri Paduka Paku Alam X mengaku bahagia dengan perkembangan dan kemajuan warga transmigran asal Yogyakarta yang bermukim di Kabupaten Lahat. “Lahat sebagai kabupaten tertua di Sumatera Selatan ini banyak warganya yang berasal dari Jawa. Semuanya mendapatkan perhatian terbaik dari pemerintah kabupaten Lahat. Kami dari DIY akan memberikan bantuan untuk warga transmigran berupa bibit cabai, tomat, padi. Semoga bibit-bibit ini dapat bermanfaat bagi seluruh warga transmigran yang ada di sini. Bibit-bibit tersebut kami bawa dari Yogyakarta untuk warga transmigran,” katanya.

Dari 56 lokasi transmigrasi yang ditinjau Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota DIY, lokasi Lahat menjadi yang terbaik berkat sarana dan prasarananya, layanan pemerintah daerahnya, dan masyarakatnya yang menerima dengan sangat baik kehadiran para warga transmigran di Lahat.

 

 

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!