32.9 C
Jakarta

Lindungi dari Penularan Covid-19, RS Kanker Dharmais Bagikan Masker Bedah untuk Pasien

Baca Juga:

JAKARTA, MENARA62.COM – Rumah Sakit Kanker Dharmais bagikan masker bedah untuk pasien dan pendamping. Kegiatan yang dilakukan di lobi rumah sakit tersebut menjadi bagian dari kepedulian rumah sakit terhadap pasien dan keluarganya.

Sebanyak 500 masker bedah dibagikan kepada pasien dan pendampingnya yang sedang antre melakukan proses penapisan (skrining) di depan lobi RS Kanker Dharmais, Jumat (18/9/2020). Dalam kesempatan tersebut sekaligus dilakukan pula edukasi cara memakai masker yang benar.

“Bagi-bagi masker dan edukasi ini perlu untuk memberi pemahaman memakai masker yang tepat dengan cara yang benar kepada pasien,”  ujar Direktur Utama RSKD Soeko Nindito dalam siaran persnya, Ahad (20/9/2020). Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Keselamatan Pasien Sedunia yang diperingati 17 September 2020.

Pada saat membagi masker bedah, Soeko memberi penjelasan bagaimana memakai masker yang benar. Dia juga berdialog langsung dengan beberapa pasien tentang pelayanan rumah sakit.

Di RS Kanker Dharmais, pembagian masker bedah kepada pasien ini sebagai langkah lanjutan dari kebijakan  menyediakan dan mewajibkan memakai  masker bedah bagi seluruh pegawai. Tujuan kebijakan ini diambil dengan tujuan melindungi pegawai, pasien dan pengunjung RSKD dari penularan Covid-19.

“Untuk pasien dan pengunjung sifatnya himbauan, lebih diutamakan, memakai masker bedah karena lebih efektif dari pada masker kain untuk mencegah penularan Covid-19,”  tambah dokter Soeko.

Pemakaian masker bedah ini tepat mengingat pasien RSKD merupakan penderita penyakit kanker yang bersifat immunopromised. Yaitu kondisi seseorang dengan sistem kekebalan tidak sekuat dan seimbang sebagaimana mestinya sehingga rentan  tertular virus, diantaranya Covid-19.

Sebuah penelitian ilmiah menyebutkan penggunaan masker bedah ternyata lebih efektif tiga kali lipat dibandingkan masker kain. Kemampuan filtrasi masker bedah mencapai 30 sampai 95 persen partikel dengan ukuran 0,1 mikron. Sementara masker kain efektivitas filtrasinya 10 sampai 60 persen untuk mencegah partikel berukuran 3 mikron.

Namun efektifitas masker bedah tidak berjalan baik jika keliru dalam cara pemakaiannya. Misalnya ada kerusakan, robek atau ada rongga di samping kanan kiri karena tidak sepenuhnya sempurna menutupi area mulut dan hidung. Itulah mengapa saat bagi-bagi masker bedah, RSKD sekaligus memberikan edukasi langsung untuk menyadarkan dan memahamkan pasien – pengunjung dalam pemakaian masker yang benar.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!