26.6 C
Jakarta

LPB MUI Provinsi Bali Akan Gelar Pendidikan dan Pelatihan Relawan Kebencanaan.

Baca Juga:

Denpasar, Menara62.com. Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali akan menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Relawan LPB MUI Provinsi Bali pada 1–2 Agustus 2026 di Banjar Adat Kampung Islam Candikuning II, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.

Kegiatan ini akan diikuti oleh 36 peserta yang merupakan utusan dari 9 MUI Kabupaten/Kota se-Bali. Para peserta merupakan calon pengurus dan relawan yang dipersiapkan menjadi bagian dari jejaring Relawan LPB MUI Provinsi Bali dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, peningkatan kesiapsiagaan masyarakat, serta pelayanan kemanusiaan di wilayah Bali.

Ketua LPB MUI Provinsi Bali, Bambang Widjanarko didampingi Sekretaris DM. Edy Suprayitno,S.Pd.,Gr, menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam membangun sumber daya relawan yang memiliki kompetensi di bidang kebencanaan, berjiwa kemanusiaan, serta mampu bekerja secara profesional, cepat, dan kolaboratif.

“Melalui pendidikan dan pelatihan ini, kami ingin membangun relawan yang tangguh, tanggap, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Relawan LPB MUI tidak hanya dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam penanggulangan bencana, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kepedulian, pengabdian, serta semangat melayani umat dan bangsa. Kami berharap para peserta nantinya mampu menjadi motor penggerak kesiapsiagaan bencana di daerahnya masing-masing,” ujar Bambang.

Menurutnya, Provinsi Bali merupakan daerah yang memiliki 14 potensi ancaman bencana, baik bencana alam, nonalam, maupun sosial. Kondisi tersebut menuntut hadirnya relawan yang memiliki kapasitas memadai untuk bergerak cepat dan bertindak tepat pada setiap fase penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain meningkatkan kapasitas individu relawan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi kelembagaan antara LPB MUI Kabupaten/Kota se-Bali dengan berbagai pemangku kepentingan kebencanaan. Ke depan, setiap LPB MUI Kabupaten/Kota diharapkan mampu membangun kolaborasi yang erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), TNI, Polri, PMI, organisasi kemanusiaan, komunitas relawan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat posisi LPB MUI sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan pelayanan kemanusiaan, sekaligus membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat.

Melalui Pendidikan dan Pelatihan Relawan ini, LPB MUI Provinsi Bali berharap lahir relawan-relawan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis dalam penanggulangan bencana, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, kemampuan membangun jejaring kemanusiaan, serta semangat pengabdian yang tinggi. Dengan demikian, keberadaan Relawan LPB MUI diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan masyarakat Bali yang tangguh, tanggap, dan mandiri dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Bergerak Cepat, Bertindak Tepat

Denpasar, Juli 2026

Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MUI Provinsi Bali
Masa Khidmat 2025–2030

- Advertisement -
- Advertisement -

Terbaru!