25.6 C
Jakarta

Membawakan Kisah Dendam Kutkutbi, Teater Hijrah UHAMKA Pukau Penonton FTJS

Must read

Pengambilan Bahan Pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Solo Terapkan Protokol Kesehatan

  SOLO,MENARA62.COM – Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jawa Tengah terapkan protokol kesehatan saat pengambilan bahan pembelajaran di tengah pandemi...

Adira Insurance Jalin Kerja sama dengan Fintech Company Modal Rakyat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Saat ini, bersamaan dengan masuknya pandemi COVID-19 yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan terhentinya beberapa kegiatan ekonomi, membuat kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan...

Anwarudin, Peran Anggota Dewan dalam Menata Perubahan New Normal di Kabupaten Gunung Kidul

GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Manajemen perubahan dalam new normal, pada masa pandemi  seperti saaat ini sangat penting, masyarakat harus terus diedukasi dan disadarkan...

Ponggalan, Pilot Project Kampung Tangguh Nusantara Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Kampung Tangguh Nusantara dilaunching serentak secara nasional pada Kamis (9/7/2020), Rukun Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo ditunjuk untuk mewakili Kota...

JAKARTA, MENARA62.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Hijrah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) tampil memukau dalam ajang Festival Teater Jakarta Selatan (FTJS) 2019, yang berlangsung di Gedung Pertunjukan Bulungan, Rabu malam (28/8/2019). Ini adalah keikutsertaan Teater Hijrah UHAMKA untuk kesekian kalinya pada ajang yang digelar rutin setiap tahun oleh Pemkot Jakarta Selatan.

Wakil Rektor III UHAMKA Dr. Lelly Qodariah M.Pd menyampaikan apresiasinya kepada Teater Hijrah yang tampil gemilang pada pementasan tersebut. Baginya teater adalah salah satu wahana untuk mengembangkan bakat dan minat mahasiswa.

“Melalui teater, mahasiswa juga dituntut untuk selalu kreatif berkemajuan, agar dapat meraih prestasi tidak hanya dibidang akademik tetapi juga prestasi non akademik,” jelas Dr. Lelly, Kamis (29/8/2019).

teater hijrah
Salah satu adegan dalam kisah Dendam Kutkutbi yang apik dibawakan tim Teater Hijrah UHAMKA

Dalam pentas kali ini, Teater Hijrah membawakan kisah berjudul Dendam KutKutbi. Ini adalah kisah tentang hubungan terlarang antar remaja berlainan agama. Sebuah kisah yang mengajarkan bagaimana kekuatan mantra yang dimiliki seorang manusia tidak bisa abadi. Mantra sebanyak dan sekuat apapun tidak akan bisa melawan kehendak Allah SWT, Zat Penguasa Alam Semesta.

Adalah Kutkutbi yang terpaksa harus dihukum mati oleh Mpu Agni setelah menjalin hubungan terlarang dengan Ragusa. Tetapi jasad Kutkutbi tak bisa serta merta hancur dimakan zaman karena konon dilindungi oleh kekuatan mantra yang dimilikinya.

BACA JUGA:

Hingga akhirnya muncul seorang peneliti bernama Dr. Muzaky yang menemukan peti Kutkutbi. Karena penasaran, Dr Muzaky lantas menghidupkan kembali Kutkutbi dengan mantra. Tetapi sial, dendam Kutkutbi berbuah pahit bagi Dr Muzaky. Ia terkena kutukan yang membuatnya harus membunuh Amir, keturunan Mpu Agni yang tidak lain adalah sahabat sekaligus calon adik iparnya.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada FTJS kali ini, jelas Ketua Umum Teater Hijrah UHAMKA, Zulfanis Hermarini, tim tidak bisa memilih naskah secara bebas. Naskah cerita sudah ditentukan oleh penyelenggara dengan maksud agar setiap hari naskah yang dipentaskan tidak memiliki kesamaan cerita.

Proses persiapan pementasan itu sendiri diakui Zulfanis dilakukan selama kurang lebih 7 bulan. Pada  tanggal 28 Juli 2019, tim Teater Hijrah mengadakan pementasan evaluasi guna untuk mencari apa yang kurang dari penyajian pementasan mulai dari artistik, make-up, kostum, aktor dan lain-lain.

teater hijrah
Potongan adegan membuka peti mati Kutkutbi

“Sutradara menjadi penanggungjawab dalam setiap pementasan, untuk kali ini kami menunjuk Novia Rossa Waniza. Ia merupakan alumni Teater Hijrah yang juga menjadi alumni UHAMKA program studi matematika. Aggota yang terlibat dalam pementasan ini juga gabungan dari beberapa fakultas di UHAMKA; FEB, FKIP, FT, FFS, FISIP, FPSI, dan lain-lain,” jelasnya.

Ia berharap pementasan Teater Hijrah kali ini dapat melanjutkan tradisi prestasi yang selama ini sudah ditorehkan Teater Hijrah pada tahun-tahun sebelumnya.

“Semoga Teater Hijrah bisa tetap menjadi kebanggaan kampus Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka. Dan semoga melalui kegiatan seni pentas ini, kami dapat menciptakan generasi yang kreatif, aktif, dan berprestasi untuk masa depan bangsa,” tutup Zulfanis.

uhamka
Teater Hijrah UHAMKA sukses membawakan kisah Dendam Kutkutbi

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Pengambilan Bahan Pembelajaran di SD Muhammadiyah 1 Solo Terapkan Protokol Kesehatan

  SOLO,MENARA62.COM – Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jawa Tengah terapkan protokol kesehatan saat pengambilan bahan pembelajaran di tengah pandemi...

Adira Insurance Jalin Kerja sama dengan Fintech Company Modal Rakyat Indonesia

JAKARTA, MENARA62.COM -- Saat ini, bersamaan dengan masuknya pandemi COVID-19 yang menimbulkan ketidakpastian ekonomi dan terhentinya beberapa kegiatan ekonomi, membuat kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan...

Anwarudin, Peran Anggota Dewan dalam Menata Perubahan New Normal di Kabupaten Gunung Kidul

GUNUNG KIDUL, YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Manajemen perubahan dalam new normal, pada masa pandemi  seperti saaat ini sangat penting, masyarakat harus terus diedukasi dan disadarkan...

Ponggalan, Pilot Project Kampung Tangguh Nusantara Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA, MENARA62.COM -- Kampung Tangguh Nusantara dilaunching serentak secara nasional pada Kamis (9/7/2020), Rukun Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo ditunjuk untuk mewakili Kota...

Mahasiswa UM Magelang Buat Video Profil Desa Ngropoh

MAGELANG, MENARA62.COM -- Kota Mungkid- Universitas Muhammadiyah Magelang, mulai semester Genap 2019/2020 mencanangkan program Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) kegiatan ini merupakan bentuk lain...