31.3 C
Jakarta

Mendikbud Pastikan Usia Pensiun Guru PNS Tetap 60 Tahun

Baca Juga:

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

JAKARTA, MENARA62.COM – Usia pensiun guru PNS tetap 60 tahun. Kepastian tersebut dikemukakan Mendikbud Muhadjir Effendy menjawab beredarnya informasi terkait perpanjangan usia pensiuan guru PNS menjadi 65 tahun.

“Masa pensiun guru PNS tetap diusia 60 tahun, tidak diperpanjang 5 tahun, tetapi bagi guru yang memasuki masa pensiun akan diminta untuk tetap mengabdi sampai ada guru PNS penggantinya,” ujar Mendikbud.

Ajakan untuk tetap mengabdi meski sudah memasuki usia pensiun tersebut ditujukan bagi guru yang masih bersedia dan sanggup, dan gajinya diambilkan dari dana BOS. Ini dilakukan untuk menghentikan penerimaan guru honorer baru, sehingga pemerintah bisa fokus menyelesaikan masalah guru honorer yang ada sekarang.

Perpanjangan masa pengabdian tersebut diusulkan Mendikbud dalam rapat koordinasi penyelesaian masalah guru honorer, bersama KemenPAN-RB, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Menindaklanjuti usulan tersebut, kata Mendikbud, akan segera dibuatkan surat edaran bersama antara Kemendikbud dan Kementerian Dalam Negeri.

Terkait dengan pengangkatan guru PNS, Mendikbud mengatakan, dibagi atas tiga skema, yakni, pertama, untuk menuntaskan guru honorer. Kedua, untuk mengganti guru yang masa pensiunnya akan berakhir, dan ketiga, untuk menambah atau mengangkat guru dikarenakan adanya penambahan jumlah sekolah.

“Rencananya rekruitmen akan dilakukan secara bertahap hingga tahun 2024. Kami akan terus berusaha menuntaskan masalah guru honorer,” ujar Mendikbud.

Mendikbud mengimbau kepada pemerintah daerah, dan kepala sekolah untuk tidak lagi mengangkat guru honorer yang baru.

“Kami mohon Bapak Gubernur, Bapak Bupati dan Walikota, serta kepala sekolah agar tidak lagi mengangkat guru honorer baru,” tutur Mendikbud.

- Advertisement -

Menara62 TV

- Advertisement -

Terbaru!

Peneliti PKJS UI: Larangan Dana Bansos untuk Pembelian Rokok Perlu Dukungan Permensos

JAKARTA, MENARA62.COM - Pemerintah kembali melanjutkan program Bantuan Sosial (Bansos) di tahun 2021 ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terlebih di masa pandemi COVID-19. Ketiga...

Menkes Akui Dunia Rebutan Vaksin Covid-19

JAKARTA, MENARA62.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan saat ini kompetisi mendapatkan vaksin COVID-19 ditingkat global semakin keras. Beruntungnya, Indonesia memiliki sumber pasokan...

Kemenperin Apresiasi Perluasan Investasi Produsen Elektronik di Batam

JAKARTA, MENARA62.COM - Investasi merupakan salah satu faktor penggerak pertumbuhan sektor industri, khususnya dalam mendukung upaya pemerintah mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak pandemi...

Spirit Berbagi Di Bulan Suci

oleh :Afita Nur Hayati*)Datangnya Ramadan ditunggu oleh semua orang beriman di muka bumi ini. Betapa tidak, Sang Pencipta memberikan banyak keistimewaan didalamnya....

Respon Resuffle Kabinet, Maluku Satu Hati dan JAMI Rekomendasikan Putra-Putri Terbaik Maluku

JAKARTA, MENARA62.COM — Jaringan  Aktivis Milenial Indonesia (JAMI) pro pemerintah yang terdiri dari beberapa anak muda Maluku yang miliki posisi strategis pada organisasi nasional...